BULELENG – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi pada Selasa (25/10/2022) sekitar pukul 23.00 Wita, di KM 8.000 Jalan Raya Singaraja-Seririt, tepatnya di wilayah Desa Kalibukbuk, Buleleng. Satu orang dinyatakan tewas dalam lakalantas maut persis sebelah barat jembatan Banyualit.
Menurut informasi yang dihimpun, lakalantas ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DK 6247 UAV yang dikendarai Ketut Sandi (31) warga Banjar Dinas Corot, Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, Buleleng. Sementara yang dilawan adalah truk DK 8182 UC yang dikemudikan Siswanto (41), warga wilayah Kota Singaraja.
Insiden bermula saat Sandi datang dari arah barat menuju ke arah timur. Saat bersamaan, datang truk dari arah timur menuju barat. Tiba-tiba saat itu motor yang dikendarai Sandi oleng ke arah kanan dan menabrak bagian samping belakang truk, sehingga terjadi lakalantas.
Akibat kejadian itu, pengendara motor yakni Sandi mengalami lecet di lutut kaki kiri, lecet bagian tangan kanan, luka robek di lutut kaki kanan, luka robek di kepala, tidak sadarkan diri dan sempat di rawat di Rumah Sakit (RS) Kertha Usadha Singaraja. Namun, tak lama berselang dia dinyatakan meninggal dunia.
Kasihumas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, menjelaskan, korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit. “Pengemudi truk dalam kondisi sehat, tidak ada luka,” jelasnya, Rabu (26/10/2022) siang.
Saat ini, Satlantas Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan atas kasus lakalantas tersebut dengan masih mengumpulkan keterangan beberapa orang saksi maupun juga sopir truk. “Sopir truk saat ini masih dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkas Sumarjaya. rik
























