KARANGASEM – Hujan lebat disertai angin kencang membuat aliran air muara Tukad Mantri dan Tukad Lebah di Dusun Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem menjadi deras. Kondisi itu mengakibatkan perahu nelayan hanyut.
Merespons kejadian itu, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, Sabtu (13/2/2021) datang ke lokasi kejadian. Dampak bencana itu tak hanya menghanyutkan perahu nelayan setempat, juga mengakibatkan senderan sungai jebol sepanjang 20 meter. Para nelayan jadi waswas menambatkan perahunya lagi di alur muara sungai ini.
Sekda mengajak Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karangasem, I Made Wiguna. Setelah melihat bersama-sama di lokasi, senderan yang jebol itu akan ditangani dengan menggunakan kawat bronjong.
Perbaikan senderan itu, kata Sedana Merta, sudah disampaikan ke Balai Wilayah Sungai Bali-Penida untuk mengirimkan bronjong ini, agar kerusakan bisa secepatnya ditangani. Melihat cepatnya respons pemerintah, masyarakat, khususnya kelompok nelayan, setempat menyampaikan terima kasih. Mereka berharap proses perbaikan itu cepat selesai, agar bisa menambatkan jukung lagi di muara sungai ini dengan aman. nad
























