Sekretaris Menparekraf Apresiasi Ubud Vegan Festival

  • Whatsapp
SEKRETARIS Menparekraf, Giri Adnyan, mengapresiasi pelaksanaan Ubud Vegan Festival. Foto: ist

GIANYAR – Community Creative Centre Ashram Gandhi Puri yang diinisiasi Ida Rsi Putra Manuaba, membuat berbagai langkah menyambut pascapandemi. Dimana alternatif tourism sebagai bagian wellness destinasi bagi Bali ke depan karena punya potensi pasar yang cukup meyakinkan.

Adanya pelatihan yoga dan berkembangnya pilihan yang ditawarkan oleh pelaku pariwisata di Bali dan permintaan berwisata sambil berpola hidup sehat dan living yogi makin digandrungi wisatawan lokal dan internasional. Potensi itu, alam Bali memang mendukung dengan fasilitas yang dimiliki serta produknya yang patut ditawarkan.

Bacaan Lainnya

Alam Bali menyediakan semua yang dibutuhkan untuk wellness program dan terutama untuk penggemar makanan vegan yang sekarang banyak menjadi pilihan masyarakat dunia. Sebagai Community Creative Centre Ashram Gandhi Puri mengembangkan sayap bagi shantisena-nya yang sudah matang dimiliki selama ini ditempa di Ashram Gandhi Puri, mulai meragakan Astakamala Project Constructive Work.

Dimana shantisena mengembangkan Inovatif Collaboratif Inklusif yang menjadi spirit shantisena bergerak, bekerjasama dengan Ubud Raya Hotel Group dan Kundalini Yoga Bali Centre didukung oleh networking yang sudah terbangun sehingga memberanikan diri juga bekerjasama World Vegan Association menyambut Internasional Vegan Day 1 Nov 2021 membuat Ubud Internasional Vegan Festival.

Baca juga :  Vaksinasi Covid-19, Karangasem Siapkan Rp1,9 Miliar dan 70 Petugas

Ubud sebagai destinasi ditopang oleh UMKM membuat bazar kuliner dan diisi oleh praktisi yoga dan healing akan menjadikan tiga hari sebagai pengenalan sekaligus tawaran bagaimana living yogi dalam era modern dan vegan menjadi lifestyle. Dr Susantio Tseng, Kak Seto Mulyadi, dan Ida Rsi Putra Manuaba sebagai pegiat vegan berbagi trip dan bagaimana vegan menjadi pola hidup sehat.

Pakar yoga akan berbagi tips menjaga fisik dan batin seimbang harmoni serta bagaimana upaya menjadikan vegan pilihan paling tidak dalam keseharian atau hari tertentu menjadi lebih sehat karena pola hidup dan pola makan itulah yang menjaga kita tetap sehat.

Prakash Chand Consulate General of India di Bali ini akan berbagi bagaimana India menawarkan wellness tourism pengalaman dan kesuksesannya membawa Yoga dan Ayur Veda mendunia. Bagaimana juga itu mengubah perilaku hidup serta secara bersamaan menjadi tourism unik yang membuat India eksis menjaga peninggalan yang ditawarkan pada dunia.

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Giri Adnyani, pada 29 Oktober 2021 membuka dan salut atas inisiator Ida Rsi membangun yang inovatif kolaboratif bersama berbagai stakeholder.

Sekaligus bisa menawarkan lebih banyak hal yang positif dikembangkan ke depan di seluruh Indonesia bagi pelaku pariwisata mengembangkan tourism berbasis perdesaan dan wellness sebagai pilihan yang punya waktu luang. Sehingga mengembalikan spirit dari tourism itu adalah interaksi bersama masyarakat lokal dan bermanfaat juga bagi semua karena akan menjadi bagian keluarga besar dunia.

Baca juga :  Sosialisasi Iklim Sehat Persaingan Usaha, Parta Gandeng KPPU

Saat itu, Giri Adnyani, sekaligus meresmikan Ahimsa Garden Cafe Vegan yang dikembangkan Community Creative Centre AGP-Kundalini Yoga Centre Bali dan Ubud Raya Hotel Group di Banjar Sindu, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, sehingga ada pilihan spiritual tourism bagi pecinta vegan dunia.

Menurut I Wayan Sari Dika sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Ubud Vegan Festival, siap menggali potensi yang bisa dikembangkan dari hasil kebun masyarakat untuk kuliner dan alam desa menjadi pilihan program wellness tourism berbasis masyarakat.

Juga akan menawarkan berbagai produk vegan yang sudah jadi dan cooking kelasnya menggunakan bahan lokal sekitaran desa sebagai pengembangan sekaligus pembelajaran untuk menjadikan vegan pilihan menjaga kesehatan.

Acara yang dikemas sederhana tapi unsur kebersamaan serta Awarness Vegan itu, justru menjadi lebih luas bisa dilaksanakan sekaligus menjadi gaya hidup sehat masyarakat dimasa dan pascapandemi. Setiap hari diisi yoga dan workshop oleh Lan Ananda, Dr. Bagus Darmika, dll. Pada sorenya selalu isi culture performance. rls

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.