Sandiaga Uno Bawa Angin Segar Pemulihan Pariwisata Bali

  • Whatsapp
ANGGOTA Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Bidang Pariwisata, Ketut Jaman. foto: ist

DENPASAR – Rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno bakal berkantor di Bali menjadi ‘angin segar’ bagi para pelaku pariwisata Bali, yang saat ini dalam kondisi terpuruk akibat pandemi Covid-19. Secercah harapan pun muncul dari para stakeholder pariwisata. Yakni Bali segera bisa bangkit dari situasi dan kondisi saat ini, dan wisatawan secara bertahap normal seperti sedia kala.

Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Bidang Pariwisata, Ketut Jaman, pun menyambut baik rencana Menparekraf ini. Ketut Jaman berharap dengan berkantornya Sandiaga Uno di Bali, maka lebih mudah untuk berkoordinasi dalam upaya percepatan pemulihan pariwisata.

Bacaan Lainnya

“Jika bapak Menteri berkantor di Bali, maka bisa lebih intens berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan stakeholder pariwisata Bali. Selain itu, keputusan akan lebih cepat dalam rangka mempersiapkan program pemulihan pariwisata Bali,” kata Ketut Jaman kepada POS BALI (posmerdeka.com) melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (25/1/2021).

Ia berharap, Sandiaga Uno berkantor di seputaran Denpasar atau di Kawasan Sanur, sehingga dengan lokasi yang strategis maka jarak tempuh bisa lebih cepat ketika akan melakukan koordinasi dengan segera. “Selain Bapak Gubernur, tentunya pak Kadisparda akan mendampingi beliau saat berada di Bali,” tandasnya.

Baca juga :  Gubernur Koster Terima Bantuan Alat Rapid Test dari Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa mengatakan, kabar baik ini tentunya akan sangat berdampak terhadap upaya pemulihan pariwisata Bali. Dengan berkantornya di Bali, lanjut dia, maka laporan terhadap perkembangan pariwisata budaya menjadi lebih cepat dan mudah.

“Ini akan sangat mudah bagi kita berkomunikasi, dan beliau akan dapat menyaksikan langsung situasi dan kondisi riil di lapangan, sehingga dengan cepat bisa merespon hingga mengeksekusi program ataupun kegiatan yang telah dirancang,” ungkapnya.

Astawa menambahkan, program-program pemulihan akan pariwisata akan menjadi lebih tajam, dan tentunya menyesuaikan kondisi yang ada. “Beliau memang sejalan dengan slogan gercep (Gerak cepat, red), Geber (gerak bersama, red) dan gaspol,” imbuhnya.

Astawa menegaskan, Sandiaga Uno lebih ke arah penanganan pemulihan pariwisata dari situasi saat ini. “Kalau persoalan pembukaan pariwisata internasional, itu ditentukan oleh bapak presiden. Jadi beliau lebih ke arah penanganan percepatan pemulihan pariwisata,” tandasnya.

Ketua PHRI Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, juga mendukung rencana Menparekraf berkantor di Bali. Menurut dia, langkah ini akan memudahkan komunikasi maupun koordinasi dalam upaya pemulihan pariwisata Bali.

“Bali ini merupakan role mode pariwisata Indonesia, dan juga lokomotif pariwisata ke destinasi prioritas. Bali menjadi perhatian dunia, sehingga program recovery bisa dengan cepat, terukur dan efisien. Disamping itu, juga kerja nyata dalam upaya pembukaan pariwisata tahap III yaitu pembukaan internasional yang telah direncanakan sejak Pak Wishnutama,” bebernya.

Baca juga :  Bali Temukan Treatment Sembuhkan Korona - Ramuan Usadha Bali Berbahan Dasar Arak, Jeruk Purut dan Minyak Kayu Putih

Kendatipun demikian, Agung Rai juga tak menampik bahwa rencana pembukaan pariwisata internasional itu tergantung dari situasi dan kondisi saat ini. Perkembangan pandemi Covid-19 sangat fluktuatif. Ditambahkan dia, Bali sesungguhnya para stakeholder pariwisata sudah sangat siap membuka pariwisata tahap III. Baik hotel, DTW, travel agent serta yang lainnya semuanya sudah siap.

”Tapi persoalan tarik ulur ini, karena pasca liburan Nataru, terkonfirmasi positif naik terus. Masih tiga digit, bahkan pernah hampir lima ratus, sehingga pemerintah sangat hati-hati, dan melihat dua sisi, yaitu kesehatan dan juga ekonomi yang keduanya sangat penting. Jadi kita ini ibarat berlayar di atas pulau karang, maka kita harus berhati-hati,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali, Agus Made Yoga Iswara, mengungkapkan bahwa rencana yang digaungkan Menparekraf ini adalah wujud perhatian pusat, dan merupakan hal yang sangat positif.

“Ini sebuah itikad yang baik, dan baru pertama kalinya terjadi di Indonesia bahwa seorang menteri ingin berkantor di daerah. Tentunya kami harap ini tidak sebuah wacana. Akan tetapi segera bisa dilakukan, sehingga ‘komplikasi’ akibat pandemi ini bisa cepat dan tepat dilakukan,” harapnya.

Yoga Iswara menambahkan, koordinasi daerah dan pusat akan lebih cepat dilakukan. Karena melihat secara riil kondisi di lapangan. Terutama dalam menyamakan persepsi di tengah berkembangnya dinamika akibat dampak dari Covid-19.

Baca juga :  Bupati Bangli Minta Pimpinan OPD Tingkatkan Pengawasan

“Jadi hadirnya beliau di Bali dan berkantor, minimal penyamaan persepsi ini bisa lebih tepat dan cepat diterima, diserap, kemudian keputusan menjadi lebih cepat dan tepat dilakukan sesuai dengan kebutuhan di Bali,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan berkantor di Bali untuk memulihkan pariwisata di salah satu ikon wisata Indonesia itu. Keputusan berkantor di Pulau Dewata ini kata Sandi dilakukan demi menghindari laporan bersifat ABS atau Asal Bapak Senang dari staf kementerian yang dipimpinnya.

Menurutnya, dengan berkantor di Bali dia tentu bisa merasakan langsung setiap geliat dan permasalahan yang ada di Bali. Dia pun bisa dengan mudah menyampaikan apa yang dia lihat dan dia rasakan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bukan hanya laporan anak buah semata.

“Saya sangat menikmati kalau kita langsung mendengar tanpa ada laporan dari staf Kementerian Pariwisata yang ‘asal bapak senang’. Saya pengalaman di pemerintahan, kadang-kadang laporan itu ‘bagus pak-bagus pak’, ‘gini-gini’, tapi begitu saya tanya ternyata nggak seperti itu,” kata Sandi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (24/1/2021). alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.