Risidivis Narkoba Diringkus, 1,5 Kilogram Sabu Disita

  • Whatsapp
KAPOLRESTA Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan tunjukan barang bukti 1,5 kilogram sabu yang diamankan dari bandar narkotikadalam konferensi pers di Polresta Denpasar, Senin (25/1/2021). foto: ist

DENPASAR – Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polresta Denpasar menangkap seorang bandar narkotika Lu Ming Fe (28). Dalam penangkapan petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram. Lu Ming Fe diketahui residivis kasus yang sama yaitu narkoba. Sempat ditahan di LP Kerobokan pada tahun 2016 dan tahun 2018.

‘’Ini merupakan pengungkapan kasus dengan barang bukti cukup besar di awal tahun,’’ terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Senin (25/1/2021) di Mapolresta Denpasar.

Bacaan Lainnya

Kapolresta menerangkan, pengungkapan kasus bermula ketika tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap pengedar narkotika di wilayah Denpasar beberapa pekan lalu. Dari hasil pengembangan diperoleh informasi akan ada masuk narkotika jenis sabu dari luar Bali dalam jumlah yang besar melalui jalur darat.

Petugas kepolisian yang telah mengantongi identitas pembawa sabu kemudian melakukan penyanggongan. Saat tersangka baru tiba di sebuah hotel di seputaran Kuta, Badung, Sabtu (23/1/2021) sekitar pukul 19.00 Wita, petugas langsung meringkusnya.

‘’Untuk barang diperoleh darimana, sekarang masih dalam pengembangan. Yang pasti tersangka ini bandar,’’ ucap Kasatresnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Mikael Hutabarat.

Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun dan denda Rp1 miliar sampai Rp10 miliar.

Baca juga :  Mengakhiri Tahun Kerja 2020, KONI Badung Kembali Monev Sejumlah Kegiatan Cabor

Sementara itu, selegram cantik asal Jakarta bernama Syva (23) juga diringkus petugas Satresnarkotika Polresta Denpasar atas kasus narkotika. ‘’Yang bersangkutan ditangkap bersama 3 orang temannya,’’ kata Kompol Mikael Hutabarat.

Penangkapan terhadap selegram yang tengah berlibur sekaligus mempromosikan sebuah produk ini bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan jika di seputaran Jalan Batubelig, Kuta Utara, Badung, kerap dijadikan ajang transaksi narkotika.

Sepekan melakukan penyelidikan, petugas melihat tersangka bersama ketiga temannya yakni Johki (24), Ravee (21) dan Allyssa (20) tengah berada di vila yang disewanya di Jalan Batubelig, Kuta Utara, Badung. Tanpa buang-buang waktu, tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar kemudian melakukan penggerebekan, Rabu (6/1/2021) sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat melakukan penggeledahan di dalam kamar, polisi menemukan barang bukti berupa sebuah plastik klip berisi 4 butir tablet dan 3 pecahan tablet. Kepada polisi, tersangka mengaku barang dibeli dari seseorang yang dipanggil Bli seharga Rp650 per butir.

‘’Barang ini jenis baru yang efeknya sama dengan ekstasi. Tersangka mengaku sudah tiga bulan mengonsumsi barang tersebut dengan alasan untuk senang-senang,” terang Kompol Mikael Hutabarat. rls/tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.