POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Antusiasme para siswa, guru dan Kepala SMPN 3 Semarapura menyambut kedatangan Dirjen Pauddikdasmen Kemendikbudristek, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., yang didampingi Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo, S.Psi.,M.Phil.,Ph.D., dan Kepala BPMP Provinsi Bali, I Made Alit Dwitama, ST.,M.Pd., Sabtu (29/7/2023). Para siswa menabuh dan mempersembahkan tarian penyambutan serta memberikan buket kepada Dirjen Puddikdasmen dan rombongan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana, turut hadir bersama jajarannya. Beliau menyambut dengan salam Gema Santi yang berarti suara perdamaian. Hadir pula Komunitas Guru Penggerak yang terdiri dari Calon Guru Penggerak angkatan 7 dan Guru Penggerak angkatan 3.
Dalam kunjungan di SMPN 3 Semarapura, Dirjen Pauddikdasmen beserta Kepala BSKAP berkesempatan berkeliling lingkungan sekolah dan berinteraksi dengan para siswa. Suasana berlangsung hangat saat Dirjen Pauddikdasmen juga menyapa dan berdiskusi dengan Komunitas Guru Penggerak. I Made Artha koordinator Guru Penggerak menyampaikan bahwa Program Guru Penggerak sangat bermanfaat. Para guru bisa berkolaborasi dan berbagi dengan sesama guru. Setelah diimplementasikan di sekolah hasilnya sangat luar biasa. Ia berharap agar program ini dapat terus dilanjutkan.
Menanggapi hal tersebut, Dirjen Pauddikdasmen menyampaikan Program Guru Penggerak merupakan pendidikan kepemimpinan. Membentuk jiwa kepemimpinan para guru agar dapat melakukan perubahan. “Kita tidak hanya memikirkan pendidikan saat ini, tetapi kita harus berpikir tentang pendidikan 40 tahun ke depan. Disinilah peran guru sebagai pemimpin untuk melakukan perubahan,” ungkap Iwan Syahril.
Kepala SMPN 3 Semarapura, Sri Kartini, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya dikunjungi oleh Dirjen Pauddikdasmen. Kepala sekolah yang baru menjabat tiga bulan ini menyampaikan sekolahnya merupakan pelaksana IKM Mandiri Berubah. “Awalnya memang sangat sulit mengimplementasikan IKM di sekolah, namun dengan semangat para guru semuanya, perlahan bisa berjalan dengan baik. Para siswa pun merasakan manfaat dari Impelementasi Kurikulum Merdeka. Mereka diberikan kesempatan untuk mengeksplor kemampuannya maupun cara belajarnya. Tidak lagi hanya mendengarkan guru tetapi mereka juga diberikan kesempatan oleh bapak ibu guru untuk mengutarakan apa yang mereka ketahui selama proses pembelajaran di sekolah” ungkap Sri Kartini.
Beranjak dari SMPN 3 Semarapura, Dirjen Pauddikdasmen melanjutkan agenda berkunjung ke Rumah Jabatan Bupati Klungkung. Iwan Syahril disambut oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, beserta ibu Ayu Suwirta yang merupakan Bunda PAUD Kabupaten Klungkung. Dalam perbincangan yang berlangsung hangat ini, Dirjen Pauddikdasmen menyampaikan ketertarikan beliau dengan Gerakan Gema Santi dan keterkaitannya dengan inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung khususnya di bidang pendidikan.
Bupati yang terkenal ramah dan sederhana ini mengungkapkan Gema Santi merupakan gerakan yang diperkenalkannya pada tahun 2016 lalu. Gema Shanti merupakan singkatan dari Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif. Dengan spirit Gema Santi, Bupati ingin agar dapat bergerak lebih cepat dalam membangun visi dan misi menciptakan sumber daya yang handal namun tetap dengan perilaku yang santun dan memiliki etika. Gema Santi jika diartikan sebenarnya adalah suara perdamaian bagaimana nantinya suara perdamaian ini dapat digemakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut Bupati Suwirta menjelaskan, pembangunan pendidikan di Kabupaten Klungkung dimulai dengan memberikan perhatian pada pendidikan PAUD. Saat ini di Kabupaten Klungkung telah dibuat inovasi Satu Desa Satu TK Negeri, bertujuan agar memudahkan para orang tua menyekolahkan anak-anaknya dengan biaya dan jarak yang terjangkau.
Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menyediakan transportasi angkutan sekolah untuk anak-anak, sehingga mereka dapat pergi dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman. Terobosan ini sejalan dengan program Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan yang digaungkan oleh Kemendikbudristek. Hal ini tidak lepas dari peran ibu Ayu Suwirta Bunda PAUD Kabupaten Klungkung yang telah memberikan sosialisasi kepada pokja Bunda PAUD di Kabupaten Klungkung.
Dirjen Pauddikdasmen sangat mengapreasi langkah Pemerintah Kabupaten Klungkung khususnya dalam mendukung program Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan. Iwan Syahril berharap hal ini dapat menjadi contoh praktik baik bagi daerah lainnya. Di akhir kunjungan Dirjen Pauddikdasmen bertukar cenderamata dengan Bupati Suwirta yang dilanjutkan dengan foto bersama. rls/tra
























