POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Menjelang Hari Raya Galungan, umat Hindu di Bali, mulai disibukkan kegiatan persiapan. Antara lain membeli berbagai keperluan seperti daging babi, telur ayam, berbagai kebutuhan bumbu dapur, jajanan kering dan perlengkapan serta hiasan penjor Galungan.
Mengantisipasi lonjakan harga barang kebutuhan pokok di pasaran menjelang Galungan, Bupati Karangasem, I Gede Dana, bersama Forkopimda, Sekda Karangasem dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berulang kali melakukan operasi pasar guna memantau harga dan distribusinya.
“Kami beberapa kali turun ke sejumlah pasar tradisional di Karangasem untuk memantau kondisi harga, pasokan dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Astungkara hingga saat ini harga-harga masih stabil meski ada sedikit peningkatan seperti bawang putih, cabai dan telur ayam. Tapi masih dalam batas wajar,” terang Bupati Dana.
Saat ini, sambungnya, perayaan Galungan akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, saat ini sudah dalam masa endemi Covid-19, sehingga kondisinya sudah normal seperti dulu lagi.
Dalam perayaan Galungan ini, Bupati Dana mengimbau masyarakat untuk membeli menggunakan hasil-hasil produk UMKM asli Karangasem. Misalnya aneka jajanan kering seperti jajan rengginang, buntilan, kue kaliadrem, opak-opak seraya, jajan kembang goyang dan jenis jajanan kering lainnya. “Termasuk perlengkapan upacara dan hari raya seperti hiasan penjor juga banyak diproduksi oleh perajin di Karangasem,” imbau Dana.
Dengan demikian, lanjutnya, akan dapat memberi nilai tambah bagi UMKM di Karangasem, khususnya pada momen Galungan yang paling ditunggu UMKM untuk mendulang rupiah. Sebab, pada saat inilah mereka mendapat banyak pesanan.
“Akhirnya, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem serta masyarakat Kabupaten Karangasem, saya mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa senantiasa menganugerahkan kedamaian dan kerahayuan bagi masyarakat Kabupaten Karangasem,” ucap Bupati Gede Dana didampingi Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. nad























