Rektor UIN Mataram Didukung Jadi Penjabat Gubernur NTB

TGH Hazmi Hamzar (kanan) saat bertemu dengan Wapres Ma'ruf Amin sebagai Ketua JKSN NTB. Foto: ist

MATARAM – Ketokohan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. Masnun Tahir, diakui publik di Provinsi NTB selama ini. Pemikirannya dalam dunia pendidikan Islam di NTB dan kancah nasional, menjadi pemicu ratusan tuan guru mendukung Ketua PWNU itu bisa ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Gubernur NTB usai berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023 pada September 2023.

Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Provinsi NTB, TGH Hazmi Hamzar, membenarkan bahwa ratusan tuan guru di NTB sangat mendukung TGH Masnun Tahir bisa diusulkan menjadi salah satu kandidat kuat Pj Gubernur NTB. Karena itu, dalam waktu dekat akan ada gerakan tanda tangan dukungan dari ratusan tuan guru.

Read More

“Aspirasi ratusan tuan guru dalam bentuk dukungan tanda tangan akan kami sampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden di Jakarta,” kata TGH Hazmi Hamzar, Selasa (22/11/2022).

Ketua Yayasan Maraqitta’limat Mamben, Kabupaten Lombok Timur itu menilai Masnun sangat tepat bila ditunjuk dan ditetapkan sebagai Pj Gubernur. Pertimbangannya, kiprah Masnun saat memimpin UIN dengan ribuan mahasiswa serta menakhodai organisasi terbesar di Indonesia, NU, di NTB sudah teruji.

“Dengan mampu memimpin memimpin birokrasi UIN sebagai salah satu perguruan tinggi besar di NTB, ditambah organisasi NU yang jalan sistem manajemen organisasinya, itu tanda Prof. Masnun ini hebat dan memiliki kepemimpinan yang sangat baik,” puji anggota Komisi III DPRD NTB itu.

Lebih jauh dilontarkan, adanya berbagai pengalaman yang dimiliki Masnun tersebut akan memudahkan dalam memimpin birokrasi Pemprov NTB. Tugas utama Pj Gubernur adalah bagaimana mampu menjaga kondusivitas daerah selama belum terpilihnya kepala daerah definitif. “Dengan kemampuan serta kecakapan yang dimiliki, dia akan mampu mengemban tugas itu dengan baik,” cetusnya bernada optimis.

Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB ini berharap pemerintah pusat tidak menempatkan birokrat dari pusat untuk menjadi Pj Gubernur di NTB. “Pakai orang daerah saja. Ini karena NTB punya figur yang mumpuni dan sangat memenuhi syarat untuk memimpin NTB selama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,” tandasnya. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.