DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar secara rutin mengucurkan beasiswa guna mensubsidi biaya pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu.
Pada tahun anggaran 2022 ini, Pemkot Denpasar menggelotorkan beasiswa miskin sebesar Rp970.075.000, guna menyelamatkan pendidikan sebanyak 401 siswa yang masuk kategori miskin.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Senin (10/10/2022), mengatakan, siswa yang dijatah beasiswa miskin itu tidak hanya pelajar SD tapi juga siswa miskin di jenjang pendidikan SMP.
Untuk siswa SD dikhususkan pada siswa SD negeri diberi beasiswa Rp1.775.000/siswa/tahun dengan jumlah penerima sebanyak 194 siswa dari 96 sekolah. Sementara untuk siswa SMP negeri diberi beasiswa Rp2.075.000/siswa/tahun, sedangkan siswa SMP swasta diberi beasiswa Rp3.875.000/siswa/tahun dengan jumlah penerima beasiswa miskin jenjang SMP sebanyak 207 siswa.
“Siswa miskin yang berhak menerima beasiswa miskin yang tersebar merata di empat kecamatan di Kota Denpasar. Agar lebih praktis dan efisien, pendistribusian beasiswa itu dilakukan sekali selama setahun,’’ ujarnya.
Menurut mantan Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, itu melalui beasiswa miskin yang diberikan dapat mengurangi beban para orang tua melanjutkan pendidikan putra-putrinya ke jenjang yang lebih tinggi sesuai amanat undang-undang, sehingga ke depan tidak ada lagi siswa-siswi di Ibu Kota Provinsi Bali yang tidak bersekolah.
Tujuan pemberian beasiswa tersebut sebagai salah satu upaya untuk membangun SDM yang berkualitas. ”Singapura bisa hebat karena orang-orangnya juga hebat. Untuk menjadi orang hebat, tidak ada jalan lain tanpa belajar. Tidak ada orang yang tiba-tiba pintar dan terampil tanpa belajar,’’ katanya.
Wiratama menambahkan, siswa dari keluarga kurang mampu memang menjadi sasaran dalam program ini, yang dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi mereka yang punya prestasi gemilang namun terkendala masalah ekonomi dalam melanjutkan pendidikan. “Putra-putri dari keluarga miskin yang kita beri kesempatan mendapat beasiswa penuh nantinya diharapkan mampu mengubah nasib keluarga mereka di kemudian hari sehingga bisa keluar dari garis kemiskinan,’’ katanya. tra
























