Raditya Berata: Satua Bali Ajarkan Budi Pekerti

  • Whatsapp
Plt. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar, I Made Raditya Berata. Foto: ist
Plt. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar, I Made Raditya Berata. Foto: ist

DENPASAR – Guna melestarikan bahasa dan sastra Bali, SMP PGRI 5 Denpasar menggelar pacentokan (lomba) mesatua Bali tingkat SD. Lomba diikuti puluhan peserta SD se-Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Plt. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar, I Made Raditya Berata, S.Pd., Selasa (2/3/2021) mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam melestarikan budaya Bali, khususnya bahasa dan sastra Bali. Dimana menurutnya bahasa Bali merupakan bahasa komunikasi masyarakat Bali dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan merupakan ciri khas orang Bali.

Bacaan Lainnya

‘’Apalagi sekarang ada kecenderungan penggunaan dan pemahaman akan bahasa Bali berkurang,’’ tegasnya.

Raditya mengutarakan, dewasa ini ditengarai kebiasaan mesatua (mendongeng) makin berkurang di kalangan orangtua. Kalaupun mendongeng biasanya dongeng berbahasa Indonesia, padahal budaya Bali sungguh kaya akan dongeng-dongeng yang mengajarkan budi pekerti dan etika.

Ia berharap kekayaan budaya dan bahasa Bali akan dapat terjaga jika sejak dini anak-anak dikenalkan pada budaya Bali. Apalagi satua Bali dapat menjadi media pendidikan budi pekerti dan etika kepada anak-anak.

Ke depannya, pihaknya juga ingin agar generasi muda tidak lupa dengan budaya sendiri utamanya bahasa dan sastra Bali. ‘’Pariwisata Bali itu pokoknya adalah budaya disamping keindahan alamnya, jadi bahasa Bali juga harus dilestarikan,’’ tandasnya. tra

Baca juga :  Garuda Indonesia Mulai Terbang Kamis Besok

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.