Proses Naturalisasi Jawato dan Prosper Masuki Tahap Akhir

  • Whatsapp
DOKUMEN - Pemain Indonesia Patriots Brandon Van Dom Jawato (kiri) melakukan lay up yang dihadang Tarell Irving (Louvre Surabaya saat laga seri keenam IBL Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020).

JAKARTA – Proses permohonan pemberian status kewarganegaraan bagi dua atlet calon naturalisasi, yakni pemain AS Brandon Jawato dan Inggris Lester Prosper, saat ini sudah memasuki tahap akhir.

Menurut Manajer Timnas Basket Indonesia Maulana Fareza Tamrella, kedua pemain itu hanya perlu menunggu untuk mengambil sumpah atau janji sebagai WNI di kantor wilayah (kanwil) Kemkumham terkait.

Bacaan Lainnya

Surat Keputusan (SK) dari Presiden Joko Widodo pun, lanjut dia, sudah ditandatangani. Pihaknya hanya perlu menunggu salinan surat tersebut.

“Sudah dalam tahap akhir, semoga pekan ini kami bisa dapat paspornya,” ungkap Fareza saat dihubungi dari Jakarta, Senin (9/11/2020). “Setelah sumpah di Kanwil, tinggal membuat KTP, KK dan paspor beres,” kata dia menambahkan, seperti dilansir dari antaranews.

Fareza berharap paspor bagi kedua pebasket asing itu bisa diterbitkan secepatnya sebelum timnas Indonesia bertolak ke Bahrain untuk melanjutan pertandingan Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 pada November mendatang.

Timnas basket Indonesia saat ini tengah menjalani pelatnas di GBK Arena Jakarta. Dari total 15 pemain, hanya 12 pemain yang bakal diberangkatkan ke Bahrain.

Baca juga :  Dampak Covid-19, Sejumlah Proyek DAK Ditunda

Keputusan final susunan skuat timnas basket Indonesia menuju Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 akan diumumkan pada 20 November mendatang.

Timnas basket putra masih mempunyai dua laga tersisa di windows kedua Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 untuk menghadapi Thailand dan Korea Selatan yang masing-masing dijadwalkan pada 27 dan 30 November.

Namun jadwal tersebut masih bisa berubah tergantung pada keputusan FIBA dan tuan rumah. FIBA hingga saat ini belum merilis pengumuman resmi apakah jadwal pertandingan masih akan sama atau berubah. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.