PPKM Darurat, Gianyar Masih Toleransi Upacara “Ngaben”

  • Whatsapp
BUPATI Gianyar, Made Mahayastra, meninjau pelaksanaan upacara adat. Foto: ist
BUPATI Gianyar, Made Mahayastra, saat meninjau pelaksanaan upacara adat. Foto: ist

GIANYAR – Mulai Sabtu (3/7/2021) akan mulai diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Jawa-Bali, yang berarti semua aktivitas masyarakat akan dibatasi secara ketat. Namun, karena saat ini beberapa banjar tengah menggelar upacara ngaben, khusus upacara ngaben diberikan toleransi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Hal itu diungkapkan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, Jumat (2/7/2021).

Mahayastra menguraikan, di Bali ada tujuh kabupaten/kota yang menjalankan, termasuk Kabupaten Gianyar. Semua tahapan berlaku sesuai instruksi pemerintah pusat. PPKM Darurat ini meliputi pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku. “Kebijakan yang diberlakukan pada 3 sampai 20 Juli dan menyasar kabupaten/kota di Jawa dan Bali itu, dilakukan sebagai salah satu cara memutus rantai penyebaran virus Corona yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Khusus untuk upacara ngaben, Mahayastra berkata masih memberi toleransi kepada banjar atau desa adat yang tengah melaksanakan. Sebab, upacara tersebut tidak bisa dihentikan begitu saja di tengah jalan. “Kita tidak mungkin menghentikan upacara yang sudah berjalan, Pak Gubernur pun tidak mungkin bisa menghentikan. Hanya saja, upacara akan berlangsung sangat ketat. Orangnya dibatasi, dan sebagainya,” jelasnya. 

Baca juga :  OTT Perbekel dan Kelian di Payangan, Warga Minta Kedua Tersangka Ditindak Tegas

Lebih jauh diutarakan, rangkaian upacara ngaben berjalan dalam beberapa hari. Mulai dari persiapan sarana dan prasarana hingga berbagai tahapan upacara. Rata-rata upacara ini menghabiskan waktu sekitar satu bulan. “Kita tidak bisa menghentikan upacara yang sudah berjalan, karena itu kita berikan toleransi,” tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.