Polres Buleleng Terjunkan Ratusan Personel Awasi PPKM Darurat

  • Whatsapp
KABAG Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma. Foto: ist
KABAG Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma. Foto: ist

BULELENG – Polres Buleleng menyatakan kesiapannya dalam melakukan pengawasan terhadap pemberlakuan PPKM Darurat yang berlaku di Pulau Jawa dan Bali termasuk Buleleng, mulai 3 Juli 2021 sampai 20 Juli 2021. Beberapa personel pada Jumat (2/7/2021) diterjunkan untuk melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, terkait dengan pemberlakuan PPKM Darurat.

Bahkan dalam pengawasan terhadap pemberlakuan PPKM Darurat khusus di Buleleng ini, Polres Buleleng menerjunkan ratusan personel bersinergi dengan Pemkab Buleleng, yang di-back-up penuh oleh anggota TNI bersama unsur instansi terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Seizin Kapolres Buleleng, Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma, mengatakan, sosialisasi imbauan pemberlakuan PPKM Darurat ini dilakukan, agar masyarakat memahami. Imbauan dilakukan dengan menyasar tempat keramaian maupun tempat usaha.

Tujuan dilakukan PPKM Darurat ini untuk dapat menurunkan kasus Covid-19, dengan cata membatasi kegiatan masyarakat, seperti untuk kegiatan perkantoran menerapkan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah jika memungkinkan dan semua tempat perbelanjaan maupun ibadah tutup sementara.

‘’Angka kasus konfirmasi Covid-19 meningkat, makanya masyarakat Buleleng untuk mentaati anjuran pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Darurat. Sehingga kedepan, dapat menurunkan kasus Covid-19 dan mencegah kembali wabah Covid-19,’’ ujar Kompol Wiranata Kusuma.

Baca juga :  Tiga Kapal Diarahkan Anchor di Labuan Amuk, Aktivitas Bongkar Muat Tersendat Pasca Kapal Miring

Menurut Kompol Wiranata Kusuma, sebanyak 296 personel diterjunkan melakukan pengawasan terhadap pemberlakuan PPKM Darurat ini. Ratusan personel ini nantinya akan bersinergi dengan TNI, BPBD, dan instansi terkait lainnya hingga ke tingkat Bhabinkamtibmas di desa/kelurahan.

‘’Pengawasan dilakukan langsung ke titik lokasi, mana yang tutup total, mana yang 70 persen dan mana yang 50 persen. Semua akan diawasi. Jadi masyarakat harus memahami dan mentaati. Harapan kami, agar angka kasus Covid-19 menurun, dan kita semua bisa beraktivitas normal kembali,’’ pungkas Kompol Wiranata Kusuma. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.