PPKM Darurat, Tamba Minta Pengertian Masyarakat

  • Whatsapp
BUPATI Tamba saat menggelar rapat pelaksanaan PPKM Darurat, Jumat (2/7/2021). Foto: ist
BUPATI Tamba saat menggelar rapat pelaksanaan PPKM Darurat, Jumat (2/7/2021). Foto: ist

JEMBRANA – Kabupaten Jembrana dan enam kabupaten lainnya di Bali akan menerapkan PPKM Darurat sesuai petunjuk pusat. PPKM Darurat mulai berlaku dari 3-20 Juli 2021.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengatakan, sejumlah sektor kegiatan publik akan dibatasi saat PPKM Darurat berlangsung.  Pembatasan terutama pada kegiatan yang berpotensi mengundang keramaian. Mulai dari sektor perdagangan, aktivitas hiburan, olahraga, pendidikan tatap muka hingga kegiatan adat.

Bacaan Lainnya

‘’Konsekuensi dari diterapkannya PPKM Darurat ini, akan ada sejumlah pembatasan terutama jam operasi kita batasi hingga pukul 8 malam. Demikian pula car free day tiap minggu digelar  kita hentikan dulu. Termasuk kegiatan kegiatan keagaamaan hingga adat seperti pernikahan. Aturan itu hanya memperbolehkan maksimal 30 orang saja yang bisa hadir dengan tetap  menerapkan protokol kesehatan ketat,’’ ungkap Bupati Tamba usai rapat bersama jajaran Satgas Covid-19 di kantor di Kantor Bupati Jembrana, Jumat (2/7/2021).

Lebih lanjut Tamba mengatakan, pihaknya menyadari sejumlah pembatasan itu akan berdampak pada masyarakat. Pihak memahami  jika tidak seluruhnya bisa mengerti dan menerima kebijakan itu. Namun, pihaknya tetap mengajak masyarakat Jembrana tetap tenang dan melaksanakan  dengan penuh tanggung jawab PPKM Darurat Covid-19. 

Baca juga :  Badung Petakan Calon Penerima Hibah Pariwisata

Karena kebijakan diambil sepenuhnya demi keamanan dan keselamatan warganya. Terutama menghentikan penyebaran sehingga ekonomi cepat pulih kembali. “Saya tahu masyarakat sudah jenuh dengan Covid-19. Tapi percayalah ini langkah untuk kebaikan. Bukan untuk menakuti, tapi kita ingin masyarakat sehat biar ekonomi normal kembali. Lebih baik menahan diri, agar semua orang terdekat kita terlindungi. Kebijakan ini diambil tentu berdasarkan kajian,” jelasnya.

Selain itu keseharian masyarakat Bali yang tidak bisa lepas dari kehidupan adat disadari betul oleh Bupati Tamba. Untuk itu, pihaknya meminta pengertian masyarakat untuk membatasi peserta dari acara-acara itu. Termasuk kegiatan agama dari umat lain tak luput dari pembatasan jumlah peserta yang hadir.

Semua kegiatan adat di masa PPKM Darurat, kata bupati harus seizin Satgas Covid-19 Jembrana. Bupati mencontohkan karya di Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi yang akan digelar dan puncaknya ada 14 Juli nanti. ‘’Saya sudah koordinasikan dengan majelis adat, bahwa aturan ini membatasi peserta. Yang boleh hadir hanya pemangku dan panitia acara. Itu pun jumlahnya tidak lebih dari 30 orang saja. Sebelumnya, panitia karya juga harus jalani test swab  dulu guna memastikan keamanan saat karya berlangsung,” tegas Tamba.

Tim penegakan, sambung Tamba, sudah turun memberikan sosialisasi. Pihaknya menginstruksikan seluruh OPD terkait secara masif turun kemasyarakat. Sosialisasi dilakukan bersama jajaran TNI/Polri agar penyampaian informasi terkait PPKM Darurat ini bisa benar-benar dipahami masyarakat.

Baca juga :  Bali Tambah 210 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Semua terlibat, kita tidak akan jalan sendiri tapi dibantu rekan-rekan Forkopimda. Pada saat aturan PPKM darurat ini diterapkan, ada sanksi yang mengatur. Contohnya kalau ada warga yang membandel, bisa diambil, diberikan sanksi untuk langsung jalani swab. Termasuk diberikan sanksi administratif apabla ada usaha kedapatan melanggar,” lugasnya.

Selain pemberlakuan sejumlah aturan di masa PPKM darurat, Tamba juga mengatakan akan mengintensifkan percepatan vaksinasi di masyarakat. Upaya jemput bola akan dimasifkan, utamanya kantong kantong wilayah yang capaiannya  masih rendah. ‘’Meski PPKM Darurat kita tetap kerja. Saya sudah instruksikan tim vaksinasi memperluas cakupan wilayah vaksin dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Ini upaya agar daerah kita dan masyarakat cepat terlindungi,” pungkasnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.