Pintar Saja Tak Cukup, Kepala Sekolah Harus Berkarakter

KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, foto bersama kepala sekolah usai raoat rutin MKKS SMP Kota Denpasar, Rabu (30/8/2023). Foto: ist
KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, foto bersama kepala sekolah usai raoat rutin MKKS SMP Kota Denpasar, Rabu (30/8/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Peran kepala sekolah sebagai pemimpin di satuan pendidikan harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Jika diibaratkan kepala sekolah adalah pilot, maka co-pilot adalah guru dan staf. Sementara siswa dan orang tua adalah penumpang pesawat.

“Tentunya pesawat ini selama perjalanan juga mengikuti cuacanya. Melaju dengan mulus karena cuaca sedang bersahabat, tapi kadang cuaca tidak baik menjadikan pesawatnya sedikit bergoyang,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gede Wiratma, usai rapat rutin MKKS SMP Kota Denpasar di SMPN 6 Denpasar, Rabu (30/8/2023)

Read More

Agar pesawat dapat sampai ke tujuan, lanjutnya, maka pilot dan co-pilot harus piawai dalam mengendalikan pesawat sehingga penumpang pesawat bisa selamat sampai tujuan. Makanya, penting bagi kepala sekolah dalam mengoptimalisasi kemampuan intelegensia (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ), sehingga mampu bekerja dengan cerdas, ikhlas, tuntas, dan bertanggung jawab.

Karena itu, kepala sekolah harus memiliki karakter yang baik dan bersemangat dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Selain itu, kepala sekolah harus mampu memberikan arahan dan motivasi yang baik serta dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

Kepala sekolah, lanjut Wiratama juga harus memiliki lima pemikiran dalam memimpin. Yaitu, disiplin, sintesis, kreatif, etika, dan responsif. Sebab membangun sekolah, tidak cukup hanya dengan pintar, tapi butuh komitmen, integritas, attitude atau karakter.

Kepala sekolah harus menjadi suri tauladan bagi warga sekolah, dan masyarakat. Termasuk juga antar kepala sekolah harus saling menjaga komunikasi yang baik, sopan, dan santun. Karena semuanya akan direkam oleh siswa maupun guru, bahkan masyarakat.

“Sehingga outcome-nya pada berhasilnya pengelolaan sekolah yang dipimpin, bisa ditiru, dan mampu menggerakkan semua potensi untuk mencapai tujuan,” kata Wiratma.

Pada era kekinian, kepala sekolah juga memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan program Merdeka Belajar. Kepala sekolah wajib menjalin komunikasi yang baik dengan guru, menyediakan sarana dan prasarana, mengembangkan kreativitas siswa, memberi penghargaan, dan menjalin hubungan baik dengan orang tua siswa. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.