Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan di Buleleng

  • Whatsapp
KEGIATAN Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Buleleng. Foto: rik
KEGIATAN Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Untuk dapat meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sekaligus mampu menyerap pekerja, sektor pertanian kini menjadi prioritas pembangunan di Buleleng. Hal ini terungkap saat digelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Buleleng, Selasa (9/2/2021).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD di Kecamatan 2021, yang digelar secara virtual di lobi kantor Bupati Buleleng. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengatakan, pandemi Covid-19 ini sudah terjadi sejak 12 bulan lamanya. Pemkab Buleleng terus berupaya untuk mendorong sejumlah sektor yang dinilai bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Sektor yang paling dominan di Buleleng adalah sektor pertanian.

Bacaan Lainnya

Sektor pertanian ini memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB dan mampu menyerap tenaga kerja. Untuk itu, perangkat daerah teknis diminta untuk dapat bergerak selaras dan terintegrasi untuk bisa mendukung pertanian Buleleng yang berimplikasi pada peningkatan nilai PDRB dan menyerap banyak pekerja.

‘’Buleleng berbasis pada pertanian. Sektor ini memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB hingga 21,35 persen dan juga penyerapan tenaga kerja sebesar 31 persen. Di sisi lain masyarakat miskin di Buleleng sebagian besar bekerja di sektor pertanian,’’ kata Suradnyana.

Baca juga :  Kelompok Nelayan Wanasari Tuban Galau, Ini Penyebabnya

Selain sektor pertanian, pariwisata, investasi, dan infrastruktur masih menjadi domain dalam aspek pembangunan. Dalam peningkatan kinerja program pemantapan pemulihan ekonomi, dilakukan melalui integrasi pertanian dengan pariwisata, yang didukung investasi dan infrastruktur.

Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Nyoman Genep, mengaku, Forum Konsultasi Publik ini adalah langkah awal untuk sosialisasi tema RKPD Kabupaten Buleleng 2022. Masyarakat, SKPD, dan lembaga swasta diharapkan dapat memberi masukan pada agenda dan kegiatan prioritas yang akan dilakukan.

‘’Setelah forum ini nanti akan ada pembahasan lanjutan. Semua perlu dipadukan baik perencanaan dari bawah sampai ke atas maupun perencanaan dari atas ke bawah untuk penyempurnaan RKPD Buleleng,’’ ungkap Genep.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra. Gunawan AP berkata, belum semua usulan masuk karena masih ada beberapa tahapan Musrenbang. Hanya saja, pihaknya kini sudah menginventarisasi 1.500 usulan yang masuk, baik itu dari desa/kelurahan atau yang lain.

‘’Semua akan diperas lagi, sehingga menjadi tema yang disepakati. Dalam rancangan awal juga tema ini belum final. Kami masih akan menyortir lagi beberapa usulan lagi yang masuk,’’ pungkas Gunawan AP. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.