POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Dalam upaya membangun dan menjaga soliditas internal, Kapolres Gianyar, AKBP Umar, memilih pendekatan bukan dengan rapat formal seperti biasanya. Kapolres mengajak jajarannya kegiatan santai bertajuk Coffee Morning, Senin (5/5/2025). Kegiatan ini diikuti para pejabat utama Polres, kapolsek jajaran, serta personel Polres Gianyar.
Dalam suasana yang lebih akrab dan terbuka, Kapolres menyampaikan berbagai arahan penting terkait dinamika situasi kamtibmas dan peran anggota di lapangan. Dia menyebut soliditas adalah kunci. Polri harus hadir, peduli, dan cepat merespons setiap kejadian.
“Masyarakat masih sangat membutuhkan kehadiran kita. Kalaupun tidak bisa mencegah, minimal kita harus bisa mengungkap. Jangan pernah anggap sepele kejadian di lapangan, karena satu kelalaian bisa viral dan berdampak luas,” pesannya.
Kapolres juga mengingatkan tentang pentingnya kepedulian pimpinan terhadap kondisi psikologis anggota, terutama di tengah tekanan tugas dan ekspektasi publik yang tinggi. “Pimpinan sangat konsen terhadap moril anggota. Kehadiran kita di tengah-tengah mereka adalah bentuk nyata kepedulian,” ajaknya.
Penegakan hukum terhadap WNA, ulasnya, harus sesuai prosedur. Jangan sampai polisi terkesan mengistimewakan karena tekanan dari konsulat. “Kita punya kewajiban menjaga rasa keadilan,” serunya.
Selain itu, Kapolres Umar menyoroti pentingnya peran media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi publik. Dia menginstruksikan tim medsos Polres agar aktif memantau dan merespons dinamika yang berkembang di ruang digital.
Dalam kesempatan itu pula, Kapolres mengingatkan jajaran untuk mempersiapkan dengan baik beberapa agenda mendatang. Seperti konser, Fun Run Sanga-Sanga, serta kegiatan promosi pariwisata lainnya agar berjalan lancar, aman, dan berdampak positif bagi citra Gianyar. “Pariwisata yang berkualitas harus didukung oleh keamanan yang prima. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. adi
























