POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Agung 2025, Senin (14/7/2025). Apel di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem ini menandai dimulainya operasi ketertiban lalu lintas, yang akan berlangsung selama 14 hari dari tanggal 14 s.d. 27 Juli mendatang.
Operasi Patuh Agung 2025 melibatkan 63 personel kepolisian, yang siap diterjunkan untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Karangasem. Sebagai tanda resmi dimulainya operasi, Kapolres Joseph melakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel yang terlibat.
Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan permasalahan di bidang lalu lintas saat ini berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini merupakan konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi untuk mobilitas sehari-hari. “Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, di mana operasional order angkutan publik berada dalam genggaman dengan hanya menggunakan handphone,” terangnya.
Dia menambahkan, modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan peningkatan kinerja Polri, khususnya polantas, untuk mengantisipasi segala dampak yang mungkin timbul. Polantas mesti terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut Presisi (Prediktif Responsibilitas – Transparansi Berkeadilan). “Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah kepatuhan bagi pengguna jalan. Patuh memang merupakan sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas,” urainya.
Lebih jauh disampaikan, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa, dan cermin tingkat modernitas. Sayangnya, kepatuhan dalam berlalu lintas sering diabaikan dan tidak dianggap penting. Kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. “Masih ditemukan pengendara yang melawan arus lalu lintas serta menggunakan kendaraan bak terbuka untuk transportasi masyarakat,” sesalnya.
Untuk mencapai tujuan operasi, imbuhnya, Operasi Patuh Agung 2025 akan dilaksanakan dengan mengedepankan tindakan edukatif dan persuasif, sambil tetap melaksanakan tindakan kepolisian secara humanis terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata bisa mengakibatkan fatalitas. Melalui Operasi Patuh Agung 2025, diharapkan tercapai terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan menekan jumlah fatalitas korban, berkurangnya titik kemacetan. Pula terciptanya kerja sama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas, serta terwujudnya situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang mantap.
“Kami harapkan operasi ini mendapat dukungan penuh masyarakat, untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Karangasem,” tandasnya. nad























