Pengurus DPC PD Mataram Tolak Ikut KLB, Ngaku Dijanjikan Uang Saku

KETUA DPC Partai Demokrat Kota Mataram, Ahmad Zaini, saat menggunduli kepalanya sebagai bentuk nazar dan mendukung ketegasan AHY memecat kader tidak loyal, Minggu (7/3/2021). Foto: rul
KETUA DPC Partai Demokrat Kota Mataram, Ahmad Zaini, saat menggunduli kepalanya sebagai bentuk nazar dan mendukung ketegasan AHY memecat kader tidak loyal, Minggu (7/3/2021). Foto: rul

MATARAM – Sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat Kota Mataram menyatakan menolak ikut Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Mereka juga mengaku ditawari uang transportasi dan uang saku untuk mengikuti KLB, yang kemudian memutuskan Moeldoko sebagai Ketua Umum tersebut.

“Sebenarnya KLB kemarin itu saya ditawari berangkat ke Medan dengan dijanjikan uang transport dan uang saku. Tapi kami tetap tegak lurus, solid dan loyal dengan kepemimpinan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono),” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mataram, Ahmad Zaini, Minggu (7/3/2021).

Bacaan Lainnya

Zaini mengklaim tak ada pengurus Demokrat dari Mataram yang berangkat ke KLB. Jajaran Demokrat Mataram, katanya, tetap loyal dengan kepemimpinan AHY. “Saya tetap loyal dengan kepemimpinan Ketua Umum (AHY). Kami tidak terpengaruh dengan iming-iming uang saku,” tegasnya.

Zaini meyakini Demokrat bisa besar meskipun sebagai oposisi atau di luar kekuasaan. Hal itu, ujarnya, sudah terbukti saat Pemilu 2004. Dia pribadi mendaku bagaimanapun Demokrat bisa besar karena ikon figur SBY, yang mendapat dukungan besar dari rakyat waktu Pemilu 2004. Dia menambahkan, seluruh kader dari jajaran ranting hingga kecamatan di DPC Kota Mataram diperiksa, dan tidak ada yang berangkat ke KLB di Medan yang menurutnya bukan acara partai. “Secara kelembagaan, kami tidak ada yang berangkat. Sebab, itu bukan acara Partai Demokrat, sehingga tidak ada urgensinya,” lugasnya.

Terkait terpilihnya Moeldoko dalam KLB di Deli Serdang, Zaini dan seluruh kader di Mataram menyatakan menolak apapun hasil KLB tersebut. Bagi dia, KLB itu tidak sah. Sekali lagi dia menyatakan mendukung hasil Kongres ke-5 yang secara aklamasi memutuskan AHY sebagai Ketua Umum. Dia juga mengancam akan melaporkan ke polisi pihak-pihak yang mengatasnamakan DPC Demokrat Mataram untuk ikut KLB tersebut.
“Saya mewakili DPC Demokrat tegas mengatakan kami masih solid bersama dan mendukung Ketua Umum Mas Agus,” tandas Ahmad Zaini. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses