KARANGASEM – Meringankan beban warga yang tengah menjalani restriksi aktivitas setelah diterapkan PPKM Berskala Mikro di Desa Adat Padangaji, anggota DPRD Karangasem, I Gusti Agung Dwi Putra, menyerahkan bantuan sembako untuk warga. Bantuan berupa beras, telur dan mi instan tersebut diserahkan, Sabtu (6/3/2021) ke Kantor Desa Peringsari yang diterima Perbekel I Wayan Bawa.
“Tadi kami serahkan sampai di kantor Desa Peringsari. Nanti Kepala Desa bersama Satgas yang akan menyerahkan kepada warga,” kata politisi Partai Golkar asal Padang Tunggal, Desa Duda, Kecamatan Selat, tersebut.
Dia berharap Pemkab Karangasem segera tanggap, dan dapat mencarikan jalan keluar agar warga bisa mendapat sembako. Dia menilai selama ini sembako yang disalurkan pemerintah belum bisa menyentuh seluruh warga, yang aktivitasnya dibatasi gegara PPKM Berskala Mikro tersebut.
Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, yang dimintai tanggapan atas pernyataan Dwi membenarkan adanya kondisi tersebut. Kata dia, beberapa waktu lalu Pemkab melalui CSR telah menyalurkan sembako. Namun, memang jumlahnya belum seluruhnya bisa melingkupi.
“Kami masih cari jalan keluarnya, sebelumnya memang sudah ada penyerahan beberapa sembako melalui CSR, sedangkan dari Dinsos masih dalam proses administrasi anggaran BTT. Kami berkolaborasi dengan Bumdes dan Satgas Gotong Royong,” terangnya saat dihubungi.
Kepala Desa Peringsari, I Wayan Bawa, menjelaskan, PPKM di Desa Adat Padangaji meliputi tiga dusun yang terdiri dari 362 kepala keluarga, dengan jumlah penduduknya sebanyak 1.081 orang.
Setelah diberlakukan PPKM pada 26 February lalu, jelasnya, untuk memenuhi kebutuhan sembako warga, selain dari desa, banyak juga sumbangan dari komunitas dan lembaga keuangan. Misalnya koperasi, LPD, pengusaha perdagangan minimarket di wilayah Desa Peringsari maupun dari luar desa. “Sembako dari pemerintah juga ada untuk yang dikarantina. Selain itu beberapa anggota DPRD juga ada yang memberi bantuan,” tandasnya. nad























