BANGLI – Sebanyak 72 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) seluruh Bangli resmi dilantik ketua panwaslu kecamatan seluruh Bangli untuk mengawasi tahapan Pemilu 2024, Senin (6/2/2023).
Pelantikan dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; anggota Bawaslu Bali, I Wayan Wirka; Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna; Ketua KPU Bangli, Putu Pertama Pujawan; Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, dan sejumlah undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta menyebut tugas pengawasan membutuhkan strategi dan komitmen seluruh jajaran pengawas, yang merupakan garda terdepan melakukan tugas-tugas pengawasan. Tujuan pelantikan, sebutnya, adalah memastikan PKD yang dipilih memiliki kapabilitas dan komitmen melaksanakan tugas, serta bertanggung jawab dengan baik.
“Pengawasan yang dilakukan nanti mungkin cukup berat karena dilakukan secara serentak. Tetapi, dengan adanya Panwaslu Kelurahan/Desa, tugas pengawasan diharapkan dapat dilakukan optimal, sesuai dengan prinsip-prinsip pengawasan, serta mengedepankan prinsip pencegahan,” pintanya.
Pesan serupa juga disampaikan I Wayan Wirka. Dia mengingatkan seluruh PKD yang dilantik dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan yang diembankan sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Dengan dimulainya tahapan Pemilu 2024, sebutnya, kehadiran PKD sangat penting karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Pengawasan yang dilakukan di masing-masing kelurahan/desa agar dijalankan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
“Panwaslu kelurahan/desa harus bertanggung jawab untuk memastikan bahwa prosedur Pemilu di masing-masing kelurahan/desanya dilakukan dengan benar. Juga melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi kepada tingkatan yang lebih tinggi, serta tugas-tugas yang dilakukan tetap berpedoman pada aturan,” pungkasnya. gia
























