MANGUPURA – Setelah ditata Dinas PUPR Badung sejak 20 November 2020, wajah pesisir pantai Kuta mulai terlihat rapi. Sejumlah pekerja dan alat berat dari Dinas PUPR, Selasa (24/11/2020) terlihat menata pasir di depan kantor Satgas Pengelola Pantai Kuta. Penataan mulai dikerjakan dari depan area Pura Segara dan berlanjut hingga ke utara candi bentar utama.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba, saat dikonfirmasi mengatakan, area yang ditata saat ini kawasan sepanjang Pantai Kuta yang abrasi. Penataan dilakukan dengan meratakan kondisi pasir di area pantai.
Dalam penataan tersebut pihaknya menerjunkan sejumlah pekerja dengan sistem swakelola. Selain itu pihaknya juga menyewa tiga alat berat yang terdiri dari dua loader dan satu escavator. Adapun alokasi anggaran penataan sebesar Rp300 juta.
“Jadi pekerjaan itu menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, seberapa kebutuhannya akan kita penuhi. Mungkin nantinya bisa sampai 50 orang pekerja, tapi itu tergantung kebutuhan di lapangan,” terangnya.
Penataan tersebut ditarget rampung pada 20 Desember 2020. Anggaran yang dialokasikan untuk penataan itu bersumber dari dana hibah pariwisata yang 25 persennya dikelola OPD di Pemkab Badung. Saat ini fokus penataan dilaksanakan di Pantai Kuta, namun tidak menutup kemungkinan akan menyentuh pantai lain yang memerlukan penataan pasir. “Karena kita dibatasi waktu. Bisa saja penataan ini menyentuh pantai lain, karena ada beberapa pantai memang perlu ditata, seperti di Benoa dan Tanjung Benoa,” ucapnya. 023
























