Pemkab Karangasem Gelar Pasar Gotong Royong, Antisipasi Lonjakan Harga, Dibuka Bupati Gede Dana

  • Whatsapp
BUPATI Karangasem, I Gede Dana; bersama Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa, saat mengunjungi Pasar Gotong Royong Krama Bali yang digelar di Lapangan Taman Budaya Candra Buana, Karangasem, Rabu (21/4/2021). Foto: ist
BUPATI Karangasem, I Gede Dana; bersama Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa, saat mengunjungi Pasar Gotong Royong Krama Bali yang digelar di Lapangan Taman Budaya Candra Buana, Karangasem, Rabu (21/4/2021). Foto: ist

KARANGASEM – Berupaya meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya, Pemkab Karangasem melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) mengadakan Pasar Gotong Royong Krama Bali, Rabu (21/4/2021). Pasar digelar di Lapangan Taman Budaya Candra Buana, Karangasem dan dibuka Bupati Karangasem, I Gede Dana; bersama Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa. Turut mendampingi Sekda I Ketut Sedana Merta dan sejumlah OPD di Pemkab Karangasem. 

Sebelum membuka, Gede Dana melihat-lihat hasil produksi yang merupakan hasil usaha rumahan dan hasil pertanian warga Karangasem. Dia juga sempat berbincang-bincang dengan warga yang menjual dagangannya. Dana berkata Pasar Gotong Royong ini digelar pada April tahun ini, mengingat saat ini ada dua hari raya yakni Galungan dan Kuningan, dan umat muslim saat ini menjalani ibadah puasa. “Intinya kami selaku pemerintah mengupayakan kondisi penstabilan harga bahan-bahan pokok seperti minyak, beras, dan lainnya,” terangnya kepada media.

Bacaan Lainnya

Dalam Pasar Gotong Royong ini, sambungnya, yang menjadi sektor utama adalah Disperindag dengan menyediakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan warga. Dia menjamin harganya lebih murah daripada di pasar umum. Selain karena ada hari raya, dia mendaku pasar ini sangat tepat dibuka karena di tengah pandemi Covid-19 daya beli masyarakat jadi menurun. 

Baca juga :  Pasien Corona Meninggal di Denpasar Sentuh 71 Jiwa

Untuk selanjutnya, dia berkata akan tetap mengadakan pasar seperti ini. Hanya, Pemkab akan melihat situasi dulu sebelum membuka. Jika memang dirasa perlu, bisa saja dalam sebulan dua kali diadakan. “Jika harga melonjak, kami akan lakukan operasi. Kalau harga kebutuhan di pasar, kami hanya memantau saja,” jelas politisi kalem itu. 

Lebih jauh disampaikan, ketika menjelang hari raya terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok, dia akan minta Disperindag untuk turun ke pasar-pasar pasar tradisional untuk memeriksa apakah terjadi kelangkaan produk di pasar.

Kepala Disperindag Karangasem, I Wayan Sutrisna, menambahkan, Pasar Gotong Royong Krama Bali diisi IKM dan UKM. Dia juga mengundang distributor sembako yang ada di Karangasem. Dengan menyediakan sebanyak 40 meja, sebutnya, semua penuh diisi pelaku IKM binaan Disperindag. Ada menjual telur, bawang, buah dan sayur-mayur, serta olahan ikan dan ikan segar. 

“Pasar Gotong Royong Krama Bali ini untuk masyarakat umum. Kami juga mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Karangasem untuk ikut berpartisipasi berbelanja,” terangnya menandaskan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.