Liga 4 Piala Presiden 2026: PS Badung Awali Laga Kontra Villa 2000, Ini Kata Coach Mariawan

PALATIH Kepala PS Badung, I Komang Mariawan (kiri) bersama I Nyoman Warta, saat mengikuti MCM terkait Liga 4 Piala Presiden 2026 Putaran Nasional, Jumat (29/5/2026) malam. foto: yes

POSMERDEKA.COM, TANGERANG – Satu-satunya wakil Bali, PS Badung akan mengawali laga kontra tuan rumah Villa 2000 Tangerang, pada partai kedua matchday pertama Grup A Liga 4 Piala Presiden 2026 putaran nasional, di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (30/5/2026) sore pukul 16.30 WITA.

Partai pertama pukul 14.15 WITA akan mempertemukan Persiwah Mempawah (Kalimantan Barat) melawan Pesik Kuningan. Hanya juara dan runner up di Grup A ini, yang berhak lolos ke babak selanjutnya (babak 32 besar).

Read More

Liga 4 Piala Presiden 2026 putaran nasional diikuti sebanyak 64 tim dari 38 provinsi di tanah air, yang dibagi ke dalam 16 grup, masing-masing berisi empat klub dengan format home tournament.

Menghadapi Villa 2000, Pelatih kepala PS Badung I Komang Mariawan mengakui masih buta dengan kekuatan lawannya, sehingga tidak bisa menjabarkan taktik dan strategi untuk timnya. Ia sudah mencari-cari rekaman pertandingan lawan lewat youtube, namun tidak berhasil.

”Untuk menyiasati, kami akan bermain normal lebih dahulu sambil melihat-lihat, mencermati kelebihan dan kekurangan lawan (Villa 2000),” ungkap coach Mariawan ketika dihubungi posmerdeka.com, sehabis mengikuti MCM, Jumat (29/5/2026) malam.

Secara umum, dia masih buta calon-calon lawan PS Badung berikutnya. ”Untuk itu, saya akan menonton, sekaligus memantau pertandingan partai pertama antara Persiwah Mempawah melawan Pesik Kuningan,” tambah coach Mariawan, sembari menambahkan semua pemainnya dalam kondisi prima dan siap tempur,

Ketika ditanya saat MCM, Penanggungjawab PS Badung I Nyoman Warta mengajak semua pihak yang terlibat di Liga 4 Piala Presiden 2026 mewujudkan visi dan misi Indonesia lolos Piala Dunia 2030.

Melalui Liga 4 Piala Presiden ini, diharapkan muncul bibit bibit pemain potensial, yang kemampuannya nanti bisa dimanfaatkan membela timnas. ”Untuk mewujudkan itu, saya mengharapkan wasit dan hakim garis yang bertugas sebagai pengadil di lapangan bersikap adil,” pungkas Warta. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.