POSMERDEKA.COM, BANGLI – Pemkab Bangli berupaya menjaga stabilitas harga pangan guna menekan laju inflasi sekaligus melindungi kesejahteraan petani lokal. Langkah ini diwujudkan melalui proteksi dan fasilitasi pemasaran produk pertanian, demi menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen maupun konsumen.
Demikian ditegaskan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, saat meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di sebelah barat Alun-alun Bangli, Kamis (21/5/2026). Kegiatan untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga ini dihadiri Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, serta jajaran terkait.
Diar menjelaskan, pemicu utama inflasi adalah ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar. Sebagai daerah produsen hortikultura seperti bawang, cabai, tomat, dan sayuran, Pemkab Bangli berkomitmen penuh menjaga stabilitas agar harga pangan tetap berada di koridor yang ideal.
“Sebagai daerah produsen, kita ingin harga pangan tinggi, namun pemkab memiliki komitmen menjaga inflasi. Harga tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, tetapi petani tetap bisa untung,” ujar Diar.
Gerakan Pangan Murah ini terlaksana atas kerja sama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangli. Masyarakat setempat tampak antusias berbelanja komoditas yang dijual dengan harga di bawah pasar, mulai dari bahan pokok, produk olahan ikan, hingga kuliner kreatif.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga masyarakat. Langkah taktis tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bangli. gia






















