Sanjaya Harap Optimalisasi Pemungutan Pajak di Tabanan

  • Whatsapp
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat menandatangani perjanjian kerja sama tahap III Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah, antara DJP, DJPK, dan pemda, Rabu (21/4/2021). Foto: ist
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat menandatangani perjanjian kerja sama tahap III Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah, antara DJP, DJPK, dan pemda, Rabu (21/4/2021). Foto: ist

TABANAN – Selain pendapatan dari sektor pertanian dan pariwisata, Pemkab Tabanan berupaya untuk meningkatkan pendapatan dari penerimaan pajak daerah, guna meningkatkan PAD. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mengungkapkan hal itu, saat menandatangani perjanjian kerja sama tahap III Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah, antara DJP, DJPK, dan pemda, Rabu (21/4/2021).

Acara tersebut dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Perimbangan Keuangan. Hal itu juga seiring perkembangan teknologi saat ini, ketika pengelolaan perpajakan daerah yang moderen perlu segera dilakukan.

Bacaan Lainnya

Dari acara yang dirilis dari Diskominfo Tabanan itu, Dirjen Perimbangan Keuangan RI, Astera Primanto Bhakti, mengatakan, terkait penerimaan pajak, baik pusat maupun daerah, tidak bisa terlepas dari kerja sama dan kolaborasi dari berbagai pihak. Penandatanganan dokumen perjanjian yang ketiga kalinya dan dimulai sejak tahun 2019.

“Kerja sama ini awalnya berupa plakat, suatu kerja sama yang bersifat saling melengkapi dan saling memberi, baik dari Kementerian Keuangan, khususnya dirjen pajak maupun dari daeran. Dirjen Perimbangan Keuangan, masing masing membutuhkan data dan informasi, dan saya rasa saat ini kondisinya sudah sangat baik,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini sekitar 84 pemda yang melakukan penandatanganan. Sebelumnya ada ratusan, dan ini dimulai pada 2019. Terkait penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, Bupati Sanjaya pun berharap ke depannya bisa mengoptimalkan penyampaian data dan informasi keuangan daerah, serta pengawasan bersama atas kepatuhan wajib pajak. Juga sebagai upaya meningkatkatkan pelayanan pemanfaatan program dan optimalisasi pelayanan perpajakan kepada masyarakat. “Bukan saja memberi keuntungan bagi daerah, tetapi juga untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegas Sanjaya. gap

Baca juga :  Investor Mekaki Akan Membangun Tahun Ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.