CBP Rupiah Goes to School di SMP PGRI 2 Denpasar, Bangga Rupiah: Simbol Kedaulatan, Alat Pembayaran Sah, dan Pemersatu Bangsa

DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti; didampingi Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mengunjungi booth pameran Karya CBP Rupiah saat BI Goes to School di SMP PGRI 2 Denpasar, Jumat, 22 Mei 2026. Foto: tra
DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti; didampingi Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mengunjungi booth pameran Karya CBP Rupiah saat BI Goes to School di SMP PGRI 2 Denpasar, Jumat, 22 Mei 2026. Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Rupiah bukan sekadar mata uang resmi Indonesia, tetapi juga menjadi lambang kedaulatan dan alat pemersatu bangsa. Dalam setiap transaksi yang melibatkan Rupiah, tersirat pesan kebanggaan dan rasa cinta Tanah Air. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah Goes to School pada Jumat, 22 Mei 2026 di SMP PGRI 2 Denpasar.

Sekolah Rintisan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah ini mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kunjungan Bank Indonesia (BI) melalui program CBP Rupiah Goes to School. Acara tersebut dihadiri oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. Edukasi CBP Rupiah sejak dini merupakan komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dalam membangun karakter generasi muda yang cinta Tanah Air.

Read More

Destry Damayanti berdialog hangat dengan siswa-siswi SMP PGRI 2 Denpasar dan SLB Negeri 1 Denpasar. Acara ini berlangsung meriah dan interaktif diawali dengan menyanyikan lagu CBP Rupiah untuk Indonesia.

Ia mengajak para siswa mengenal lebih dalam peran penting Rupiah sebagai simbol jati diri dan kedaulatan bangsa. “Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tapi simbol kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia,” tegas Destry.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Novyanto, mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga eksistensi Rupiah. ‘’Jaga, rawat, dan pelihara Rupiah dengan hati, memperlakukan Rupiah lebih dari sekadar alat tukar. Sebagai simbol kedaulatan negara, merawat Rupiah adalah wujud nyata cinta Tanah Air,’’ pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan edukatif ini. Program ini merupakan langkah yang sangat positif dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya pemahaman generasi muda mengenai pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

Ia mengatakan, di era digital dan perkembangan teknologi saat ini, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, budaya menabung, transaksi yang bijak, serta kemampuan membedakan uang asli dan uang palsu. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan keuangan.

‘’Kami berharap para siswa tidak hanya mengenal Rupiah sebagai alat pembayaran, tetapi juga memahami nilai-nilai nasionalisme, cinta Tanah Air, dan pentingnya menjaga serta merawat Rupiah dengan baik,’’ ujarnya.

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, sangat mengapresiasi dipilihnya SMP PGRI 2 Denpasar sebagai tempat penyelenggaraan program edukasi kepada segmen anak sekolah melalui CBP Rupiah Goes to School. Ia mengatakan, program CBP Rupiah di SMP PGRI 2 Denpasar telah diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah untuk membangun literasi keuangan dan karakter sejak dini.

Integrasi ini dilaksanakan secara menyeluruh melalui tiga pilar kegiatan sekolah. Pertama, intrakurikuler; materi CBP Rupiah dimasukkan ke dalam mata pelajaran terkait, seperti Ekonomi, Pendidikan Pancasila, atau IPS. Fokusnya adalah pemahaman teoritis, pengenalan sejarah, dan edukasi ciri keaslian uang.

Kedua, kokurikuler; pembelajaran lintas mata pelajaran melalui penugasan proyek, gelar karya siswa, kampanye bijak berbelanja, dan pembuatan mading tentang Rupiah. Dan, ketiga, kegiatan ekstrakurikuler. Edukasi nilai-nilai CBP Rupiah yang disisipkan melalui aktivitas seperti Pramuka hingga kompetisi antar siswa.

Seperti pelaksanaan Grisda Edupreneur 2026. Siswa SMP PGRI 2 Denpasar belajar tidak hanya tentang bisnis, tetapi juga memahami nilai, fungsi, dan pentingnya Rupiah dalam kehidupan sehari-hari. Dari ide, produksi, pemasaran hingga transaksi. Semua dikemas dalam pengalaman nyata yang seru dan bermakna. ‘’Inilah langkah kecil kami menuju generasi muda yang kreatif, mandiri, dan melek finansial, cerdas berwirausaha dan paham Rupiah,’’ pungkasnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.