SMPN 7 Denpasar Perkuat Kompetensi Guru Berlandaskan Filosofi Tri Kaya Parisudha

SMPN 7 Denpasar memperkuat kompetensi guru berlandaskan filosofi Tri Kaya Parisudha. Foto: ist
SMPN 7 Denpasar memperkuat kompetensi guru berlandaskan filosofi Tri Kaya Parisudha. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Setiap tahun menjelang tahun ajaran baru SMPN 7 Denpasar melibatkan semua guru untuk mengikuti workshop review kurikulum. Kali ini, kegiatan workshop review kurikulum tahun 2026 mengambil tema “Implementasi Filosofi Tri Kaya Parisudha dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran”.

Agenda workshop dibuka Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, Selasa (2/6/2026). Kegiatan workshop berlangsung selama empat hari mulai Selasa, 2 Juni sampai dengan Jumat, 5 Juni 2026.

Read More

Kepala SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, S.Pd., M.M., M.Fis., mengungkapkan, pelaksanaan workshop review kurikulum sebagai bagian dari evaluasi serta memperbarui kurikulum yang ada agar tetap relevan, efektif, dan responsif terhadap perkembangan pendidikan dan kebutuhan siswa saat ini. Selain itu, kegiatan workshop ini juga dapat memberikan kesempatan bagi guru-guru untuk mengembangkan kompetensi mereka dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum ke dalam proses pembelajaran di kelas nantinya.

Sugianta menegaskan, dunia pendidikan saat ini dihadapkan pada tantangan besar untuk tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter serta budi pekerti yang luhur. Oleh karena itu melalui kegiatan ini dia berharap dapat membekali tenaga pendidik di SMPN 7 Denpasar dengan metode dan strategi pembelajaran yang relevan terhadap perkembangan zaman serta kebijakan pendidikan saat ini.

Ia menambahkan, terkait tema pada kegiatan workshop yaitu mengimplementasikan filosofi Tri Kaya Parisudha yang meliputi Manacika (berpikir bersih dan luhur), Wacika (berbicara benar dan jujur), serta Kayika (berbuat baik dan bertanggung jawab) sebagai landasan filosofis untuk membentuk karakter anak didik. Beberapa langkah konkret yang telah dilakukan antara lain: Integrasi nilai-nilai Tri Kaya Parisudha ke dalam setiap mata pelajaran, pembiasaan positif di lingkungan sekolah, seperti program Jumat Semarak (hidup sehat, makan bergizi, rajin sembahyang dan jaga Kebersihan) yang diisi dengan kegiatan senam bersama, bank sampah serta kebersihan lingkungan.

‘’Sehingga besar harapan kami melalui workshop kurikulum ini dapat memperdalam pemahaman tentang korelasi antara Tri Kaya Parisudha dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Berbagi praktik baik dalam mengimplementasikan kedua konsep tersebut di kelas masing-masing.  Merumuskan strategi yang lebih efektif dan inovatif untuk menginternalisasikan nilai-nilai karakter pada diri siswa,’’ ujarnya.

Ia menyebutkan, tentunya keberhasilan dalam pengimplentasian nilai-nilai Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah tidak lepas dari peran besar Dinas Pendidikan Kota Denpasar sebagai penyusun kebijakan pendidikan serta pembinaan dan pengawasan terhadap sekolah. Ia yakin sinergi antara sekolah dan dinas pendidikan akan menghasilkan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan bagi siswa. Meningkatkan profesionalisme guru, serta mewujudkan sistem pendidikan yang lebih efektif dan efisien.

Kadisdikpora Anak Agung Gede Wiratama, mengatakan review kurikulum wajib dilakukan sekolah setiap tahun ajaran baru. Tujuannya tidak lain untuk mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan pendidikan terkini.

Menurutnya, jadi guru sekarang ini harus bermodalkan O2H yakni otak, otot dan hati. Menurut Wiratama, untuk menghasilkan sekolah bermutu semua guru memang harus banyak dilatih menjalankan Kurikulum. Ini artinya, otak guru harus terus diisi agar semakin cerdas.

Ia juga mengingatkan agar sekolah menyiapkan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sejak awal menggunakan sistem belajar cicil. Belajar secara rutin dan terstruktur jauh lebih efektif daripada sistem kebut semalam. Hal ini karena soal TKA menitikberatkan pada penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.