Pemkab Badung Pastikan Tujuh Usaha di Pantai Melasti Ilegal

KEPALA DPMPTSP Badung, I Made Agus Aryawan. Foto: net

MANGUPURA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung mengungkap, tujuh usaha berupa beach club dan restoran di Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan tidak mengantongi izin alias ilegal. Sebagian dari usaha tersebut masih beroperasi, sebagian lagi ada yang tutup.

Kepala DPMPTSP Badung, I Made Agus Aryawan, menyebutkan, instansinya belum pernah mengeluarkan izin untuk usaha di Pantai Melasti. “Belum pernah (mengeluarkan izin), sebagian dari usaha tersebut hanya memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha), itu bukan kami yang mengeluarkan,” seru Agus saat dimintai tanggapan, Kamis (24/3/2022).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut diungkapkan, sesuai ketentuan, setiap usaha paling tidak memiliki tiga jenis perizinan sesuai kewenangan Pemkab. Pertama, Informasi Tata Ruang, apakah di lokasi sesuai dengan peruntukan.

Kalau peruntukan sudah sesuai, baru kemudian mengurus Izin Lingkungan, kemudian Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau yang dulu dikenal dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan terakhir baru keluar Izin Operasional. Fakta di lapangan, meski belum mengantongi perizinan, beach club maupun restoran di Pantai Melasti tetap beroperasi.

Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, secara terpisah mengungkapkan di sepanjang Pantai Melasti ada sebanyak tujuh usaha berupa beach club dan restoran.

Baca juga :  Digerus Hujan, Jalan Penghubung Dua Desa di Susut Ambrol

Ada tiga usaha yang masih beroperasi, satu usaha masih dibangun, satu usaha terbakar dan tutup. “Dua usaha lainnya menutup operasional karena pandemi,” paparnya sembari mengklaim sudah memberi peringatan tertulis kepada usaha-usaha tersebut. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.