Pemangku Diimbau Tidak Kontak dengan Pamedek

  • Whatsapp
Foto: KLUNGKUNG SATPOL PP Klungkung menegur satu warga terkait pendisiplinan masyarakat dalam pemakaian masker, Selasa (22/9). Foto: baw
Foto: KLUNGKUNG SATPOL PP Klungkung menegur satu warga terkait pendisiplinan masyarakat dalam pemakaian masker, Selasa (22/9). Foto: baw

KLUNGKUNG – Sampai saat ini, Satpol PP Kabupaten Klungkung tercatat baru menegur enam orang dalam pelaksanaan Operasi Yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) dan pendisiplinan masyarakat dalam pengunaan masker. “Enam orang yang ditegur itu dilakukan pada 18 September sebanyak lima orang, dan 22 September satu orang,” kata Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Putu Suarta, Selasa (22/9) setelah kegiatan yustisi menyasar sepanjang kompleks pertokoan Jalan Diponegoro, Pasar Seni, Lapangan Puputan Klungkung, dan seputaran Pasar Sengol.

Lebih lanjut Suarta menjelaskan, dalam operasi yang turut diikuti Dinas Kesehatan, TNI, Polri, Bendesa Adat Semarapura, pecalang serta Kejari Klungkung itu, petugas Satpol PP mendapati beberapa warga belum memakai masker. Mereka diberi pembinaan agar senantiasa memakai masker jika beraktivitas di luar rumah.

Bacaan Lainnya

Di Pura Goa Lawah, Suarta memberi sosialisasi tentang Pergub Nomor 46/2020 dan Perbup Nomor 66/2020. Dia memberi imbauan khusus kepada para pemangku agar menerapkan prokes dalam proses persembahyangan. “Contohnya pada saat memberi wangsuhpada dan bija agar dapat semaksimal mungkin tidak kontak langsung dengan pamedek,” sarannya.

Setelah di Goa Lawah, sosialisasi juga dilakukan di krematorium Punduk Dawa. Suarta mengimbau keluarga dan kerabat yang mengikuti prosesi kremasi untuk selalu memperhatikan prokes, dengan cara menjaga jarak satu sama lain, tak lupa memakai masker serta rajin mencuci tangan.

Baca juga :  Belajar Jarak Jauh, Dana Bos Bisa untuk Beli Kuota

“Di lokasi terakhir, kami mengambil tempat di Pelabuhan Tri Buana, Kusamba. Dari pengamatan kami, warga yang beraktivitas di pelabuhan sudah mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya seraya mengajak terus meningkatkan kesadaran pentingnya memutus rantai penyebaran Covid-19, dan tidak menganggap virus ini sebagai bahan candaan. 022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.