Pelukis Made Wianta Berpulang

  • Whatsapp
Made Wianta (alm). Foto: ist
MADE Wianta (alm). Foto: ist

TABANAN – Made Wianta, maestro lukis asal Banjar/DesaApuan, Kecamatan Baturiti,  Tabanan, tutup usia. Dia menghembuskannapas terakhirnya, Jumat (13/11/2020) sekitar pukul 14.49 Wita. Almarhum meninggalkan seorang istri, Intan Kirana, yang juga cucu dari pahlawan dan tokoh pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Selain itu, juga meninggalkan dua orang putri, yakni Buratwangi dan Sanjiwani, serta seorang cucu.

Putri sulung almarhum, Buratwangi, menyebutkan bahwa jenazah almarhum ayahandanya kini disemayamkan di rumah duka, di Apuan. Selanjutnya akan diadakan rapat keluarga, guna menentukan prosesi upacara.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya pihak keluarga yang merasa kehilangan atas kepergian Wianta, namun, juga kerabat dan sahabatnya. Putu Suasta, M.A. adalah salah satunya, yang juga pernah menulis buku tetang Made Wianta. Menurut Suasta, almarhum adalah sosok seniman yang tangguh, ulet, dan terus berkarya seakan tiada hentinya.

Wianta yang telah memamerkan karya-karyanya di beberapa negara itu, akhirnya menyerah pasrah dengan kondisi tubuhnya yang sakit sejak beberapa tahun lalu. Dia lahir di Tabanan pada 20 Desember 1949, dikenal sebagai pelukis dalam khasanah seni rupa modern. Lulusan ASRI(ISI) Yogyakarta 1974 itu, terbentuk dari lingkungan tradisi Bali yang agraris, hingga tumbuh sebagai seniman serba bisa dan dikenang sebagai salah satu maestro lukis Bali. gap


Baca juga :  SAKIP dan Reformasi Birokrasi Kota Denpasar Dievaluasi Kemen PAN RB

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.