Pelibatan UMKM Lokal Dalam G-20 Masih Tanda Tanya

KADIS Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung, Made Widiana (kanan). Foto: ist

MANGUPURA – Hingga saat ini, perhelatan KTT G20 ternyata masih membingungkan masyarakat penyangga kawasan acara di Nusa Dua. Hal itu terkait dengan komitmen panitia yang mengaku akan menampilkan produk UMKM lokal. Namun, tak satu pun pelaku UMKM maupun masyarakat mengaku mendapatkan informasi tersebut.

Kadis Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung, Made Widiana, dikonfirmasi perihal itu juga mengaku belum mengetahui. Sejauh ini pihak kepanitian G20 belum ada menginformasikan hal itu kepada pihaknya di Badung, sehingga pihaknya masih mereka-reka.

Bacaan Lainnya

Apakah kegiatan itu nantinya akan menyediakan bothstand bagi UMKM atau seperti apa. ”Kami akan mencoba terus berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk mengetahui itu. Kami harap dari kepanitiaan juga ikut melibatkan UMKM dari Badung,’’ katanya, Jumat (21/1/2022).

Dikatakan, wacana panitia G20 yang berencana melibatkan UMKM lokal masih mengundang tanda tanya dari pelaku UMKM di Gumi Keris. Sebab mereka ingin ikut dilibatkan dalam perhelatan berkelas internasional seperti itu, utamanya mereka yang mempunyai pangsa pasar internasional atau sudah menembus ekspor. Jangan sampai mereka hanya bisa menjadi penonton di rumah sendiri, di tengah hiruk pikuk G20.

Karena itu, lanjut dia, wacana untuk melibatkan UMKM lokal dinilainya perlu diinformasikan lebih dini, sehingga pihaknya juga bisa melakukan seleksi dalam pengajuan UMKM mana saja yang akan di daftarkan dalam acara tersebut. Sebab acara sebesar G20 tentu memiliki standar kriteria tersendiri, menyangkut kualitas dari produksi barang dari UMKM yang dilibatkan.

Baca juga :  Golkar Ingin Kembalikan Gemilang Ekspor Vanili Bali

‘’Jadi yang kami ajukan nanti tentu mereka (UMKM) yang selama ini telah menembus pasar internasional. Baik itu produk pertanian, kerajinan dan tenun. Itu ada kok di Badung,’’ pungkasnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.