BANGLI – Dua pelajar Bangli, Ni Putu Diantari dari SDN 8 Songan, Kintamani; dan Nyoman Salwa Dyana Gangga Pradnya dari SDN 1 Demulih-Susut tampil dalam pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu yang dibuka Mendikbudristek, Anwar Nadiem Makarim, di Jakarta, Senin (13/2/2023).
Mereka diundang setelah menjadi juara di tingkat Provinsi Bali. Juara nyurat aksara Bali, Diantari mendapat kesempatan unjuk kemampuan nyurat; sedangkan Salwa Dyana Gangga Pradnya yang juara mesatua Bali, mendongeng di hadapan Mendikbudristek serta pejabat lainnya.

Ketika dihubungi, Selasa (14/2/2023), Kepala Disdikpora Bangli, Komang Pariartha, menilai keberhasilan dua pelajar Bangli itu sangat membanggakan sekolah dan Kabupaten Bangli. Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari kebijakan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Artha, yang memerintah sekolah di Bangli lebih intensif memberi pembinaan pengembangan dan pelestarian Bahasa, Sastra dan Aksara Bali. Keberhasilan ini diharap dapat memotivasi sekolah lain untuk lebih intensif memberi pembinaan kepada siswanya.
“Kami berharap keberhasilan ini menjadi momentum mencetak juara-juara lain di Bangli,” serunya.
Untuk meningkatkan animo pelajar Bangli belajar Bahasa dan Aksara Bali, sambungnya, guru Bahasa Bali atau penyuluh Bahasa Bali harus terus mengembangkan inovasi dan model pembelajaran yang baru. Dengan begitu pelajaran Bahasa Bali menjadi menarik, tidak lagi menjadi momok di kalangan pelajar. Dia juga akan mendorong sekolah dan guru-guru Bahasa Bali untuk berinovasi, sehingga pelajaran Bahasa Bali akan lebih menyenangkan dan menarik minat siswa.
Festival Tunas Bahasa Ibu, terangnya, merupakan wadah pemerintah melalui Kemendikbudristek guna melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah sebagai Bahasa Ibu. Pembukaan Festival diisi dengan berbagai kegiatan seperti mendongeng dengan bahasa daerah, menyanyikan lagu daerah yang diikuti perwakilan anak seluruh Indonesia. Festival akan berlangsung hingga 16 Februari mendatang. Selain Kadisdikpora Bangli, Tim Bangli juga didampingi para kepala sekolah kedua pelajar itu, dan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga Bangli. gia
























