Pedagang Sekitar Pura Ulun Danu Batur Ditertibkan

KEPALA Dinas Satpol PP Bangli, Dewa Agung Suryadarma. Foto: ist

BANGLI – Mendukung kelancaran dan kenyamanan menjelang pelaksanaan upacara Karya Ngusaba pada Purnama Kedasa, di Pura Ulun Danu mulai dilakukan penertiban pedagang yang berjualan di lokasi yang dilarang.

Beberapa pedagang di seputaran Pura Ulun Danu Batur yang menggunakan fasilitas trotoar untuk tempat usaha, ditertibkan Satpol PP Bangli. Penertiban ini mendapat dukungan pihak desa dan tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Satpol PP Bangli, Dewa Agung Suryadarma, Jumat (11/3/2022) mengatakan, belum lama ini dilakukan rapat koordinasi. Mengacu hasil rapat dengan peduluan di Pura Ulun Danu Batur dalam rangka Karya Ngusaba, dilakukan penertiban pedagang yang mengganggu lalu lintas.

Tujuan penertiban, sebutnya, untuk memberi rasa aman dan nyaman para pemedek saat tangkil.Selain itu, sambungnya, untuk mencegah terjadinya kemacetan arus lalu lintas saat pelaksanaan karya.

Dia mencontohkan keberadaan tempat usaha di sebelah timur yang mencaplok trotoar, sedangkan di salah satu sisi bahu jalan sebelah timur akan digunakan untuk parkir sepeda motor. “Otomatis ketika ada warga atau pemedek yang tangkil, mereka akan berjalan di tengah badan jalan. Ini akan memicu terjadinya kemacetan,” urainya.

Sebelum penertiban, dia mendaku sudah melakukan beberapa kali sosialisasi ke pedagang. Mereka juga diberi waktu toleransi untuk membongkar sendiri. Jika tidak, petugas yang akan langsung membongkar. “Untuk penertiban akan kami lakukan secara berkesinambungan, sehingga tidak ada lagi pedagang berjualan di atas trotoar,” tegasnya. gia

Baca juga :  Pertimbangkan Keselamatan, UVJF 2020 Batal Digelar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.