Pariwisata Menggeliat, Okupansi Hotel di Karangasem Tembus 20 Persen

KEMBALI menggeliatnya pariwisata berdampak mulai merangkak naiknya okupansi (tingkat hunian) hotel di Karangasem bisa menembus 20 persen. Foto: ist

KARANGASEM – Diterbitkannya perubahan aturan perjalanan tanpa harus tes antigen dan PCR, cukup vaksin dosis kedua dan booster, para wisatawan asing dan domestik mulai mengalir kembali ke Bali. Untuk di Karangasem, situasi mulai membaik dengan merangkak naiknya okupansi (tingkat hunian) hotel yang kini mulai bisa menembus 20 persen.

Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa, Senin (28/3/2022), kamar hotel di Karangasem mulai terisi antara 15 persen sampai 20 persen dari jumlah kamar. otel besar seperti Amankila, Alila, Candi Resort, Ashyana dan hotel di Sidemen, Amed dan Tulamben mulai terlihat ada peningkatan booking (pemesanan) kamar.

Bacaan Lainnya

Dia berharap periode liburan pada Juli sampai September mendatang okupansi bisa mencapai antara 30 s.d. 40 persen secara merata di Karangasem. “Karangasem didominasi tamu mancanegara seperti dari Eropa dan Australia. Begitu juga liburan Lebaran nanti semoga ada peningkatan untuk tamu domestik,” harapnya.

Karena saat ini masih pandemi dan belum ada tanda jelas akan menjadi endemi, dia mengingatkan pengelolaan usaha pariwisata seperti hotel, restoran dan objek wisata di Karangasem tetap memaksimalkan penerapan prokes.

Pemerintah juga mensyaratkan sertifikat CHSE sebagai dasar pelaksanaan pergerakan ekonomi pariwisata. ”Untuk mendapat sertifikat yang dikeluarkan oleh daerah, bagi yang belum, agar mengurus dan mengajukan ke Dinas Pariwisata,” pungkasnya. nas

Baca juga :  Berkualitas, Vanili Bali Diminati Pasar Eropa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.