KARANGASEM – Organisasi Kepemudaan (OKP) di Karangasem disebut mulai tidak saling rangkul dalam penyelenggaraan kegiatan. Hal ini diduga lantaran ada unsur zigzag golongan tertentu yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu.
Salah satu tokoh pemuda Karangasem, I Gusti Putu Kirana Dana, sebelumnya beredarnya isu Musda KNPI Karangasem. Musda sedianya dilaksanakan pada Sabtu (17/9/2022), dan ada informasi juga Musda akan digelar pada 14 September lalu meski kemudian batal.
“Ada beberapa OKP selama ini tidak pernah dilibatkan, makanya kami kumpul membahas hal tersebut. Padahal para OKP ini punya hak suara dan peserta. Yang kami pertanyakan, siapa penyelenggara ini harus jelas legalitasnya,” sebutnya, Kamis (15/9/2022).
Menyikapi itu, dia dan teman-temannya melayangkan protes kepada caretaker Ketuanya Muamar Kaddafi. Sejauh ini sebagian OKP di Karangasem tidak dirangkul dan terkesan diabaikan, padahal jelas OKP tersebut ada dan masih aktif di bawah naungan KNPI Karangasem.
“Kami keberatan kalau sampai ada Musda yang mengabaikan OKP lainnya. Kami juga mempertanyakan kenapa Ketua Caretaker sampai tidak tahu rencana tersebut,” tudingnya.
Muamar Khaddafi yang dimintai tanggapan mengaku tidak tahu rencana Musda KNPI Karangasem. Sejauh ini dia belum ada menandatangani surat apapun terkait Musda. “Kalau Musda dilakukan dengan melibatkan semua OKP, tidak hanya sebagian OKP saja,” jelasnya. nad
























