MATARAM – Anggota Komisi VIII DPR RI, Rachmat Hidayat, membantu rehabilitasi dan membangun ruang kelas baru tiga madrasah di Lombok Timur (Lotim).
Rachmat menggunakan dana aspirasi dan bermitra dengan Kementerian Agama menyalurkan bantuan anggaran untuk madrasah dan pondok pesantren yang bangunannya memprihatinkan. Rp150 juta dikucurkan ke Madrasah Tsanawiyah (MTS) Nurul Ihsan NWDI di Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Jumat (7/10/2022).
Bantuan secara simbolis diserahkan Ketua DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Sukro; dan Wakil Ketua II Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah.
Ahmad Sukro mengatakan, bantuan itu sebagai wujud kepedulian PDIP NTB terhadap dunia pendidikan. PDIP NTB juga akan terus memperhatikan pondok pesantren dan madrasah. ”Silakan dikomunikasikan jika untuk kebutuhan yayasan. Tidak mesti hanya pembangunan, untuk kebutuhan belajar mengajar bisa kami upayakan,” jaminnya.
Ahmad Amrullah menambahkan, bantuan itu hadir karena keprihatinan dengan kondisi madrasah. Dia minta Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat, menurunkan dana aspirasi untuk madrasah. “Beliau tidak memandang kepentingan, tapi ketika menduduki kursi DPR dan rakyatnya butuh bantuan, akan dibantu,” sebutnya.
Amrullah mengklaim politik tidak mesti soal kepentingan semata, tapi hal moral kemanusiaan perlu jadi prioritas. Antara lain kondisi sekolah. Jika ruang sekolah kurang layak, bagaimana orang bisa berpikir cerdas dan pintar?
Kepala Sekolah MTS Nurul Ihsan NWDI, Daeng Mas’ud Ibrahim, berujar, awalnya dia kurang percaya tawaran bantuan dari Amrullah dapat direalisasikan. Namun, tak butuh waktu lama, anggaran direalisasi ke rekening yayasan.
Dia berterima kasih kepada Rachmat Hidayat yang memperhatikan kondisi madrasah, meski bukan menjadi dapilnya dan bukan lumbung suara PDIP. Itu membuktikan Rachmat seorang negarawan, yang tidak mementingkan politik, tapi memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.
Ketua Yayasan Pengurus MTS Nurul Ihsan, Lalu Musa, mengapresiasi bantuan Rachmat dan kader PDIP lainnya. Dia menyebut jika Rachmat maju Pileg lagi, dia dan para guru madrasah akan mendukung.
Penyerahan bantuan juga dilakukan di madrasah NW. Bertempat di Pondok Pesantren Nawwarul ‘Uyun NW Serumbung, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Rachmat membantu rehabilitasi kelas dan membangun ruang kelas baru. Untuk ruang kelas baru, anggaran Rp130 juta dikucurkan. Sementara untuk rehabilitasi kelas, Rachmat menyalurkan Rp85 juta.
“Kami sudah merealisasikan sesuai harapan beliau. Soal rehab kami selesaikan, ruang kelas baru juga kami bangun,” jelas Pemimpin Pondok Pesantren Nawwarul ‘Uyun NW, TGH Muhammad Taufiq. “Amrullah ini tidak banyak bicara tapi langsung realisasi,” pujinya.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kami memang sangat membutuhkan. Dunia pendidikan yang layak tentu memiliki sarana prasarana yang baik,” sambungnya.
Sebelumnya, Rachmat Hidayat mengklaim membantu madrasah karena dia legislator Dapil Lombok. Makanya seluruh masyarakat Lombok adalah masyarakatnya juga. Dalam pandangannya, nilai-nilai humanisme lebih utama daripada kepentingan politik.
Sebagai wakil rakyat, dia lebih mengedepankan sisi moral dan kemanusiaan. Kepedulian terhadap madrasah juga merupakan lingkup kerjanya di Komisi VIII DPR RI, yang membidangi agama hingga sosial.
“Jika masyarakat Lombok membutuhkan bantuan meskipun bukan konstituen saya, ya saya memiliki kewajiban dan tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu. Saya wakil mereka di parlemen,” lugas politisi senior di NTB itu. rul
























