BANGLI – Dipicu hujan lebat sejak Jumat (9/10/2020) sampai Sabtu siang (10/10/2020), rumah tiga tiga KK warga Jehem Kaja, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku rusak berat akibat dihantam longsoran tebing. Insiden ini nyaris menimbun Ni Wayan Nerti (60).
Kejadian ini diatensi Polres Bangli dengan menerjunkan satuan Dalmas ke lokasi bencana. Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Ariawan, juga memberi bantuan berupa paket sembako kepada tiga KK yang terdampak tanah longsor.
Sesuai informasi yang diperoleh, bencana tanah longsor di Tembuku terjadi Dusun Jehem, Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan menuju Dusun Tambahan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku. Ruas jalan penghubung dua desa ini nyaris putus tergerus air bah. Tanah longsor juga terjadi di Desa Bangbang, sedangkan di wilayah Kecamatan Bangli terjadi di Banjar Kawan, tepatnya di jalan jurusan Bangli-Kayuambua dan Desa Tembuku menuju Desa Undisan.
Tanah longsor mengakibatkan rumah tiga KK di Desa Jehem Kaja yakni Wayan Cidra (46), I Wayan Mariana (43) dan I Wayan Bangkur (40) rusak cukup parah. Yang paling parah adalah rumah Wayan Bengkur di ruas Jalan Bangli-Tembuku, yang nyaris rata dengan tanah akibat tertimpa tebing di atasnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut Ni Wayan Merki (60), istri Wayan Bengkur, tanah longsor terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Dia mengaku nyaris tertimbun hidup-hidup, tapi beruntung saat tanah akan ambrol dia terjaga akibat mendengar suara retakan. Dengan spontan, dia membangunkan suami dan mengajak pindah ke rumah anaknya ada di sebelah utara.
“Habis ada suara krepet-krepet, tyang (saya) langsung pindah. Tidak berselang lama tanah langsung ambrol, tempat tidur, dapur dan kamar mandi rata dengan tanah. Kini saya numpang tidur di kamar sebelah,” tuturnya sedih.
Selain anggota Polres Bangli, personel Kodim Bangli dan BPBD Bangli bergotong-royong di lokasi kejadian. Paket sembako dari Kapolres juga dikirim untuk keluarga Wayan Cidra, Wayan Mariana, dan I Wayan Bangkur dalam bentuk beras 10 kg, minyak goreng 4 liter, dan satu dus mi instan. “Polres Bangli menerjunkan sejumlah personel ke sejumlah lokasi bencana tanah longsor,” kata Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi.
“Bantuan tersebut nilainya tidak seberapa. Namun, kami harap bisa meringankan beban mereka,” imbuh Kapolres di kesempatan terpisah.
Pantauan di lapangan, sisa material tanah longsor masih mengotori sejumlah ruas jalan di Bangli. Antara lain di ruas jalan yang menghubungkan Banjar Penatahan dengan Dusun Juuk Bali, tampak lumpur masih menggenangi jalan. Para pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas karena licin. Endapan lumpur ini juga menyulitkan mobil saat menanjak, begitu pula di tikungan menuju Desa Jehem, Tembuku. 028
























