BANGLI – PDAM Bangli minta maaf atas terganggunya suplai air ke sekira 8.000 konsumennya. Ngadatnya pasokan air karena terjadi kerusakan jaringan di delapan titik akibat ditimpa tanah longsor.
Direktur PDAM Bangli, I Dewa Gede Retno Suparno Mesi, Minggu (11/10/2020) mengatakan, hujan deras yang terjadi berdampak tanah longsor yang menimbun transmisi jaringan pipa PDAM hingga terputus. Gangguan terjadi mulai di Abuan, Penglipuran, sampai Kota Bangli. Upaya perbaikan, jelasnya, sudah dilakukan maksimal. “Sejatinya air sudah bisa mengalir seperti biasa di beberapa wilayah. Namun, karena banyaknya lokasi yang terganggu, makanya kami perbaiki bergantian,” urainya.
Mengenai keluhan warga yang berada di sejumlah wilayah yang terganggu, dia kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan DPAM. Dia menegaskan karyawan PDAM sedang melakukan perbaikan di seluruh sumber mata air yang mengalami kerusakan. “Kami informasikan kepada seluruh pelanggan di Kota Bangli, saat ini sedang ada gangguan pendistribusian air akibat terputusnya pipa transmisi Cingang karena terkena longsor,” pungkasnya. 028
























