MES NTB Matangkan Konsep Rentenir Berbasis Masjid

  • Whatsapp
KARO Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy (kiri); mendampingi Ketua MES NTB, Baiq Mulianah (kanan), saat bersilaturahmi dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB, Senin (21/12/2020). Foto: ist
KARO Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy (kiri); mendampingi Ketua MES NTB, Baiq Mulianah (kanan), saat bersilaturahmi dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB, Senin (21/12/2020). Foto: ist

MATARAM – Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi NTB siap menggelar Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) untuk kali pertama. Hal ini disampaikan Ketua MES NTB,  Baiq Mulianah, saat silaturahmi MES NTB bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTB, Senin (21/12/2020).

“Di ujung tahun ini, kami akan mengadakan Silakwil untuk merumuskan berbagai program dalam sisa kepengurusan kami yang tinggal dua tahun,” ungkap Mulianah.

Bacaan Lainnya

Silakwil yang rencananya berlangsung dari 28-30 Desember 2020 ini sekaligus dirangkai pelatihan Takmir Masjid yang merupakan bagian dari program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas). Mulianah bersyukur program Mawar Emas dapat berjalan lancar, dibuktikan dengan pelatihan Takmir Masjid yang mencapai kloter keenam. “Alhamdulillah, kami sudah sampai akhir tahun ini bisa bersama-sama melatih kurang lebih 100 orang untuk meningkatkan literasi terkait ekonomi syariah,” ucapnya.

Dia berharap selama kepengurusan MES NTB periode pertama dapat memberi banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang perekonomian. Untuk itu, pondasi sebagai dasar dalam menjalankan organisasi ke depan harus dimatangkan mulai sekarang. “Sinergi apa yang bisa kita laksanakan tahun 2021 esok, sehingga peran dan kehadiran MES itu tidak saja sebagai institusi yang hadir, tapi juga memberi manfaat pengembangan ekonomi syariah sekaligus menyongsong berbagai pembangunan di NTB,” lugasnya.

Baca juga :  Tingkatkan Sinergitas, Pangdam IX/Udayana Terima Kunjungan Kajati Bali

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTB, Heru Saptaji, menekankan pentingnya ekonomi syariah di era modern saat ini. Terlebih di Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam. “Sebagaimana kita yakini, ekonomi syariah itu merupakan arus baru bagi pertumbuhan ekonomi di negara kita,” ungkapnya.

Heru mengajak masyarakat mulai berani memberi kontribusi terbaik dalam memajukan perekonomian. Selain memberi manfaat ke diri sendiri, juga menghadirkan manfaat bagi orang lain. Heru menyampaikan komitmen penuh Bank Indonesia mendukung perekonomian syariah agar berjalan baik di NTB. “Saya ingin mengajak kita semua mempunyai dimensi yang jauh melampaui batas ke depan, kita dihadapkan pada kondisi yang tidak mudah sekarang. Kita dihadapkan pada tantangan Covid-19, kita harus melakukan pekerjaan tidak pada standar yang biasa,” ajaknya.

Karo Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy, menguraikan, Silakwil yang kali pertama ini mengusung tema besar sejalan dengan visi MES NTB yakni “Memasyaratkan Ekonomi Syariah, Mensyariahkan Ekonomi Masyarakat”. Agenda selama Silakwil antara lain rapat kerja, pelatihan takmir masjid dan juga seminar. Semua dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.