“Menyapa dan Berbagi” di Denpasar Sasar Ratusan Warga

AKSI sosial “Menyapa dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali pada Senin (7/8/2023) di Kota Denpasar dihadiri Putri Suastini Koster didampingi Sagung Antari Jaya Negara. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Aksi sosial “Menyapa dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali kembali digelar dengan menyerahkan sejumlah paket bantuan pada Senin (7/8/2023). Dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, kegiatan ini menyasar setidaknya 200 warga di empat kecamatan se-Kota Denpasar.

Keempat lokasi tersebut yakni, pertama di Wantilan Pura Desa Adat Poh Manis, Denpasar Timur. Kemudian berlanjut di lokasi kedua Wantilan Pura Desa Adat Peguyangan, Denpasar Utara. Lokasi ketiga Wantilan Desa Adat Padangsambian, Denpasar Barat, dan lokasi terakhir Balai Banjar Kaja Kelurahan Panjer.

Bacaan Lainnya

Adapun paket bantuan yang diberikan adalah beras, telur, susu balita serta susu untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan kader PKK.

TP PKK Kota Denpasar pada kesempatan itu juga secara simbolis menerima bantuan lainnya berupa 200 paket sembako dari Ketua Dewan Penasehat Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI), Ririn Perry Warjiyo.

Ada juga bantuan dari jajaran OPD Provinsi Bali berupa puluhan bibit tanaman buah (kelapa, alpukat, kelengkeng serta mangga), puluhan bibit ayam plus pakan, serta ratusan bibit tanaman sayuran.

Ketua TP Provinsi Bali, Putri Koster, mengatakan aksi sosial ini merupakan salah satu program guna menurunkan angka stunting. Stunting merupakan kondisi anak yang gagal tumbuh kembangnya. Sehingga harus terus ditangani guna menekan angka stunting di Bali, khususnya Kota Denpasar.

Ia menjelaskan, anak stunting misalnya anak yang berumur 6 tahun, tetapi seperti anak berusia 2 tahun. “Tingginya tidak bertambah, berat badannya tetap, terlebih perkembangan otak, dan mentalnya,” papar Putri Koster.

Penyebab awal stunting bermula dari kekurangan gizi calon ibu yang kekurangan energi kronis (KEK). “Anak itu mulai menderita stunting bukan hanya disebabkan kekurangan gizi semata, tetapi mulai dari pola calon orang tuanya (calon ibu) ketika remaja ataupun sedang mengandung. Inilah yang harus kita cegah bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini di Kota Denpasar. Kegiatan ini sangat baik sebagai sebuah bentuk perhatian dan aksi nyata 10 program pokok PKK.

“Mewakili warga Kota Denpasar, saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Ibu Putri Koster dan juga Pemerintah Provinsi Bali. Saya berharap semoga paket bantuan yang diterima oleh warga dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses