Menjelang Puncak Musim Kemarau, BPBD Karangasem Mulai Terima Permohonan Bantuan Air Bersih

KALAKSA BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Menjelang puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada bulan September mendatang, sejumlah wilayah di Karangasem diperkirakan masih akan mengalami krisis air bersih.

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kamis (24/8/2023) mengatakan, ada sejumlah wilayah Karangasem yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih dampak musim kemarau. Misalnya beberapa desa di wilayah Kecamatan Kubu, Karangasem, Abang hingga di Kecamatan Bebandem.

Read More

“September sudah puncak kemarau di Karangasem. Sejauh ini baru ada satu permintaan air bersih yang masuk ke BPBD Karangasem dari Desa Ban. Kemarin juga infonya ada permintaan bantuan air bersih ke PMI dari Seraya Timur,” kata Arimbawa.

Meski masih ada potensi wilayah mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau, Arimbawa berujar permintaan bantuan air bersih diperkirakan tidak seperti musim kemarau sebelum-sebelumnya. Sebab, beberapa dusun dan desa di wilayah Kubu menerima program Pamsimas dari pemerintah pusat melalui Dinas PUPR.

Juga ditambah sebelumnya curah hujan turun cukup tinggi, sehingga sebagian cubang dan bak penampungan masih terisi air. Biasanya sebelum adanya program Pamsimas dan curah hujan yang tinggi, permintaan bantuan pasokan air bersih sudah masuk ke BPBD Karangasem sejak pertengahan bulan Maret.

Kali ini sudah mendekati September, baru ada satu permintaan yang masuk. Walaupun seperti itu, BPBD tetap melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi musim kemarau ini.

“Baik melibatkan lintas OPD seperti Dinas Sosial, PMI, PUPR, dan BPBD Provinsi, juga berkoordinasi dengan pihak swasta jika misalnya ke depan ada permintaan air bersih,” pungkasnya. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.