Mengenang Bharada Wiranatha yang Gugur Tertembak di Papua, Kontak Terakhir dengan Saudaranya di Bali saat Galungan

  • Whatsapp
SUASANA sepi di rumah asal keluarga besar almarhum di Banjar Basa, Marga, Tabanan, Rabu (28/4/2021). foto: gap

TABANAN – Rumah asal keluarga besar Bharada I Komang Wiranatha di Banjar Basa, Desa/Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu (28/4/2021), terlihat sepi dan sunyi. Saat bersamaan, pada hari itu warga pergi ke pura, terkait pelaksanaan upacara pujawali.

Ada seorang wanita paruh baya yang kemudian muncul dan biasa disapa Bu Wiska. Dia adalah kakak ipar dari almarhum Wiranatha.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang dia tahu, almarhum yang anggota Resimen Pelopor Brimob Jakarta itu, gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (27/4/2021). “Informasi yang saya dengar, jenazah almarhum akan dibawa ke rumah duka di Tegal Besar, Sumatera Selatan, untuk selanjutnya diupacarai,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan kerabat dan keluarga besar di rumah itu. Dikatakan, sementara keluarga di Bali belum memastikan untuk terbang ke Sumatera Selatan. “Mengingat kondisi saat ini (pandemi Covid-19), belum ada kepastian bisa-tidaknya melakukan perjalanan dari Bali ke Sumatera Selatan,” ujarnya.

Kembali mengenang almarhum Bharada I Komang Wiranatha, pihak keluarga besar di Bali mengaku seakan tak percaya adanya berita musibah tersebut. “Sebelumnya tidak ada firasat apapun, sampai kemudian datang kabar bahwa adik saya gugur dalam baku tembak dengan KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Saya baru tahu setelah dapat kabar dari saudara di Sumatera,” ujar Wayan Wirtayasa (46), kakak lain ibu almarhum.

Baca juga :  Pangdam IX/Udayana Minta Pilkada Jangan Gaduh

Dia mengungkapkan, komunikasi terakhir dengan sang adik pada hari raya Galungan belum lama ini. “Kami sempat kontak telepon, dan dia (Wiranatha) juga sempat menanyakan kabar keluarga besar di Bali,” kenang Wirtayasa.

I Komang Wiranatha lahir di Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan, pada 2000 silam. Almarhum adalah anak pertama dari empat bersaudara, dari pasangan I Made Biata dan Ni Wayan Jati.

Sementara informasi dari keluarga, katanya, jenazah Wiranatha akan dikirim ke Sumatera Selatan. Upacara makingsan di geni akan dilaksanakan pada Kamis (29/4/2021), dan prosesi ngaben pada 2 Mei 2021. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.