POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bersama ratusan murid TK, SD, dan SMP se-Kota Denpasar, sebelum membuka Denpasar Education Festival 2025 dan meluncurkan aplikasi Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Kamis (8/5/2025).
Mengusung semangat “Denpasar Maju, Indonesia Hebat”, kegiatan ini dilaksanakan dalam semangat memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus sebagai momentum untuk memperkuat komitmen Kota Denpasar sebagai Kota Cerdas dan Berbudaya.
Senam Anak Indonesia Hebat ini dirancang agar anak-anak dapat beraktivitas fisik dengan cara yang menyenangkan hanya dalam waktu 10 menit. Senam ini diiringi oleh lagu ciptaan Dwiki Dharmawan.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen menegaskan komitmen pemerintah dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif anak-anak sejak dini melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ia menyoroti bagaimana perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana. “Kebiasaan sederhana yang mudah kita lakukan akan menimbulkan perubahan yang luar biasa. Mudah-mudahan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini, kita bisa membentuk anak-anak Indonesia yang hebat dan kuat,’’ katanya.
Gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat mencakup kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat bergizi, rajin belajar, aktif bersosialisasi, serta tidur lebih awal. Mu’ti, menjelaskan bahwa kebiasaan-kebiasaan ini merefleksikan nilai-nilai yang berasal dari tradisi agama dan budaya Indonesia.
Mu’ti juga mengapresiasi program kementerian yaitu penguatan karakter melalui Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat telah dilaksanakan Kota Denpasar. Apalagi dengan berbasis kontrol teknologi menurutnya akan membuat pelaporan dan penilaian lebih akurat dan otentik.
Kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) juga diikuti Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja; Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto; Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern, Yusuf Wicaksono Hascaryotomo; Kepala BPMP Provinsi Bali, I Made Alit Dwitama; Kepala BGTK Provinsi Bali, I Wayan Surata, dan undangan lainnya.
Dalam acara ini, Mendikdasmen juga mendaku banyak terobosan yang didapatkan di Denpasar sebagai model kebijakan di kementerian. Pertama terkait kebijakan penerimaan murid baru di Denpasar yang sudah sejak tahun lalu menggunakan sistem yang transparan dan mampu memberi pemerataan pendidikan.
‘’Dimana penerimaan di sekolah negeri dibatasi sesuai dengan kapasitas yang ada, kemudian diarahkan untuk belajar di swasta, dan yang belajar di swasta mendapatkan bantuan Rp1,5 juta. Itu saya kira sebuah terobosan yang mendukung kebijakan kami untuk pendidikan yang inklusif dan merata,” ujar Mu’ti.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mengatakan, kegiatan Denpasar Education Festival (DEF) tahun 2025 yang digelar selama sepekan ini merupakan wujud komitmen dan semangat gotong royong Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam memeriahkan Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. ‘’Melalui DEF ke-2 tahun 2025, kami mengusung semangat “Denpasar Maju, Indonesia hebat,” kata Wiratama.
Ia mengatakan, rangkaian kegiatan DEF tahun ini, meliputi workshop peningkatan kompetensi guru PAUD, SD, dan SMP se-Kota Denpasar, gelar Senam Anak Indonesia Hebat, kampanye 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, book fair (bazar buku), pameran inovasi pendidikan, pentas seni kreativitas pelajar, dan apresiasi insan pendidikan Kota Denpasar.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mendikdasmen dan jajaran kementerian. Ia mengatakan, Kota Denpasar memiliki visi besar untuk menjadi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.
Pemerintah Kota Denpasar secara konsisten memberikan prioritas tinggi pada sektor pendidikan, baik melalui alokasi anggaran, penguatan mutu guru dan sekolah, pengembangan literasi digital, hingga kolaborasi dengan komunitas dan dunia usaha.
‘’Kami mendukung penuh kebijakan dan program strategis kementerian, termasuk implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pembelajaran mendalam (deep learning), pengembangan keterampilan abad 21 melalui pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (AI), dan tentu, penguatan pendidikan karakter di berbagai jenjang pendidikan.
‘’Denpasar Education Festival (DEF) yang ke-2 tahun 2025 yang kita selenggarakan tahun ini bukan sekadar rangkaian acara, tetapi sebuah wadah ekspresi, ruang kolaborasi, dan panggung inspirasi,’’ ujar Wawali Arya Wibawa memungkasi. tra
























