Matangkan Persiapan Porprov Bali, Atlet Badung Jalani Tes Fisik, Datangkan Pakar Olahraga Undiksha

SUASANA tes fisik atlet-atlet Badung, sebagai langkah lanjut persiapan menghadapi Porprov Bali 2025. foto: ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Ratusan atlet Badung dari berbagai cabang olahraga, Sabtu (24/5/2025) melakukan tes fisik di GOR Mengwi, Badung. Di hari pertama, dikerahkan atlet dari 27 Cabang Olahraga, sementara sisanya atlet dari 24 Cabor akan melakukan tes tersebut Minggu (25/5/2025).

Ketua Kontingen Badung dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprv) Bali 2025, I Made Sutama langsung mengawasi tes fisik tersebut bersama sejumlah Pengurus Cabor. Tampak hadir Ketua Umum KONI Badung Made Nariana, Wakil Ketua Ketut Widia Astika, dan semua staf Sekretariat KONI Badung pimpinan KTU Pande Krisnayana.

Bacaan Lainnya

Sutama mengatakan, tes fisik ini dilakukan pakar-pakar olahraga dari Fakultas Olahraga Undiksha Singaraja. Hasil tes fisik atlet tersebut merupakan salah satu syarat yang akan dipakai, apakah sorang atlet dapat masuk kontingen atau tidak.

“Jika ada atlet tidak memenuhi syarat minimal dalam tes fisik tersebut tentu akan kami coret. Porprov kali ini, bukan untuk main-main, sebab Badung punya target menjadi juara umum ke-10 kalinya,” tegas Made Sutama.

SUASANA tes fisik atlet-atlet Badung, sebagai langkah lanjut persiapan menghadapi Porprov Bali 2025. foto: ist

Sutama menambahkan, tes fisik pertama ini akan dilanjutkan dengan tes fisik kedua Juli 2025. Oleh karena itu, hasil tes fisik pertama hendaknya dipakai patokan para pelatih, dalam melakukan pelatihan-pelatihan berikutnya mana yang perlu perbaikan. Selama Training Centralisasi (TC), KONI juga akan melakukan monev kembali mengecek keseriusan atlet melakukan latihan.

“Monev itu kami akan lakukan sesuai dengan prosedur latihan berdasarkan teori ilmu teknologi (IT) olahraga yang dibuat secara tertulis oleh pelatih cabor. Kami
mengharapkan pelatihan yang disusun tertulis benar- benar menggunakan ilmu teknologi/pengetahuan olahraga mutahir,” harapnya.

Made Sutama menjelaskan, ilmu itu sudah pernah diberikan dalam pelatihan pelatih tahun lalu. Jadi saat ini dapat diterapkan dengan benar. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses