POSMERDEKA.COM, SURAKARTA – Tim Perseden Denpasar gagal melebarkan targetnya untuk maju ke final Liga 4 Nasional 2024-2025, setelah dalam pertandingan bertajuk ”hidup mati” tidak bisa mengalahkan Tri Brata Rafllesia FC Bengkulu. Kedua tim akhirnya bermain imbang 1-1, pada laga pamungkas (ketiga) Grup A Babak 8 Besar, di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (24/5/2025).
Terlepas dari kegagalan ke partai puncak, Laskar Catur Muka -julukan tim Perseden- tetap sumringah karena keberhasilnya mewujudkan target utama mereka yakni promosi ke Liga Nusantara (Liga 3 Nasional). Total selama 64 besar sampai 8 besar, Perseden melakoni 12 pertandingan dengan hasil 6 kali kemenangan, 5 kali seri dan 1 kali kalah.
Dalam pertandingan ini, Pelatih Kepala Perseden Anak Agung Ketut Bramastra merotasi sejumlah pemainnya. Di posisi kiper misalnya, Coach Bram menurunkan Komang Adi Wiraguna, kemudian Fadly yang terkana akumulasi kartu kuning digantikan Firland Tangkas Supriadi. Ada juga nama Muhammad Alfian Jazoli, Komang Aldita Maha Putra, dan Rainal Dino Naimuni sebagai stater.
Perseden yang butuh kemenangan untuk menyegel tiket final, tampil terbuka sejak peluit kick off ditiup Wasit Yeni Krisdianto dari Kabupaten Tulungagung. Tapi gawang Perseden justru kebobolan lebih dulu, setelah penyerang Tri Brata Yahya Kardinando berhasil memperdaya barisan belakang Perseden sebelum memperdaya kiper Komang Adi di menit 17.
Namun gol lawan hanya bertahan 8 menit, setelah striker Kadek Yoga ”Lolo” Prasetya menyamakan kedudukan 1-1 di menit 25. Gol ini diawali umpan lambung winger Putu Melka Yasa Adi Putra, yang berhasil dipotong Kadek Lolo untuk mengelabui kiper Tri Brata Fahrison Novriansyah, lanjut dengan mudah menceploskan si kulit bundar ke gawang.
Setelah gol Kadek Lolo, tidak ada lagi gol tambahan yang lahir meski kedua tim saling jual-beli serangan sampai akhir babak pertama. Begitu juga di babak kedua, skor tetap bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Dalam pertandingan itu, Wasit mengeluarkan lima kartu kuning, empat diantaranya dihadiahkan untuk pemain Perseden yakni; Kadek Yoga Prasetya, Asep Tri Wahono, Rexy Sadni Maulana dan Komang Aldita Maha. Satu kartu kuning lagi diberikan untuk pemain Tri Brata Ariesta Renaldo.
Dengan hasil imbang ini, Tri Brata Rafllesia FC, menjuarai Grup A dan berhak melaju ke final Liga 4 Nasioal dengan nilai 5 dari tiga bertanding. Sementara, Perseden finish di urutan ketiga dengan nilai 3 dari hasil tiga kali bertandingan dengan hasil ketiga-tiga seri, Persebata Lembata NTT yang bermain imbang 2-2 dengan Persitara berada di urutan kedua, karena unggul jumlah produktifitas gol memasukkan dibanding Perseden.
Usai laga tersebut, Pelatih Kepala Perseden Anak Agung Ketut Bramastra mengatakan, para pemainnnya sudah berjuang maksimal. Ia juga memberikan kesempatan pemain yang jarang diturunkan untuk tampil dan menurutnya cukup memberi kontribusi untuk tim. yes
SUSUNAN PEMAIN
Tri Brata Rafllesia FC: Fahrison Novriansyah (g), Ari Adha, Doni Setiawan, Bayu Noperanda Abdillah (c)/Ariesta Relnaldo (HT), Richo Hans Saputra/Afri Age Chandra, Dedy Jaenuar, Iqbal Tri Saputra/Rendi Ifantri (90+2), Angger Ristiawan/Ahmad Ziyadurrizki (HT), Muhammad Fajar Khirul Anam , Yahya Kardinando/Seno Ajie Pranoto (88)
Pelatih: M. Nasir
Perseden: Komang Adi Wiraguna (g), Firland Tangkas Supriadi/Asep Tri Wahono (76), Firman Nur Assydhiq, Made Antha Wijaya (c)/Fauzul Bayani, Komang Aldita Maha Putra, Yulius Larsan Holo, Kadek Yoga Prasetya, Gerry Wilson Umbu Hanji, Muhammad Alfian Jazoli/Antonus Emanuel Sina (76), Putu Melka Yasa Adi Putra/Rexy Sadni Maulana (33), Rainal Dino Naimuni/Kurniawan Heru Prasetyo (27)
Pelatih: AA. Ketut Bramastra
Klasemen Akhir
Grup A
1.Tri Brata 3 1 2 0 5-2 5
2.Persebata 3 0 3 0 4-4 3
3.Perseden 3 0 3 0 3-3 3
4.Persitara 3 0 2 1 3-6 2
























