Maraton, DPRD Gianyar Sehari Tiga Sidang Paripurna, RAPBD Perubahan Turun 14,37 Persen

  • Whatsapp
SIDANG Paripurna di DPRD Gianyar, Selasa (31/8/2021). Foto: adi
SIDANG Paripurna di DPRD Gianyar, Selasa (31/8/2021). Foto: adi

GIANYAR – DPRD Gianyar menggelar sidang sebanyak tiga kali berturut-turut dalam sehari dengan materi berbeda, Selasa (31/8/2021). Ini kali pertama dalam catatan sidang para wakil rakyat di Gianyar itu dilangsungkan secara maraton.

Materi sidang pertama terkait penyampaian Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, atas Rancangan APBD Perubahan Gianyar tahun 2021. Kedua, Pandangan Umum Fraksi DPRD Gianyar atas materi RAPBD Perubahan tahun 2021; dan ketiga, sidang paripurna dengan materi jawaban Bupati Gianyar atas tanggapan empat fraksi terhadap materi RAPBD Perubahan tahun 2011. 

Bacaan Lainnya

Sidang dipimpin Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta; dihadiri Wakil Ketua IGN Anom Masta; Bupati I Made Mahayastra; Sekda I Made Gede Wisnu Wijaya, dan perwakilan pimpinan OPD. Persidangan ini juga diikuti seluruh pimpinan OPD Pemkab Gianyar, jajaran Forkopimda, dan undangan secara langsung maupun virtual. 

Bupati Mahayatra menyampaikan, dalam RAPBD Perubahan tahun 2021, Pendapatan Daerah direncanakan Rp1,927 triliun lebih. Angka ini terdiri dari PAD senilai Rp757,6 miliar lebih (39,31 persen), pendapatan transfer Rp1,097 triliun (56, 96 persen), dan lain lain pendapatan yang sah senilai Rp71, 994 miliar lebih (3,74 persen). Dibandingkan APBD Induk 2011, RAPBD ini mengalami penurunan Rp127,188 miliar atau 14,37 persen.

Baca juga :  Loka POM Buleleng Sidak Pedagang Makanan dan Takjil, 11 Sampel Makanan Diambil, Ini Hasilnya

Menanggapi penyampaian materi RAPBD Perubahan dari Bupati, empat fraksi berkesimpulan dapat menerima RAPBD tersebut. Juru bicara Fraksi PDIP, I Wayan Suartana, mengapresiasi dan optimis dengan kebijakan Bupati dalam membangun Gianyar, khususnya menggunakan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021. Dengan dana tersebut, maka proyek-proyek pembangunan tahun 2021 dapat dituntaskan sesuai rencana.

Terkait rencana PAD Gianyar tahun 2021 yang dipasang Rp757 miliar lebih, Fraksi PDIP berharap Pemkab Gianyar memanfaatkan sisa waktu tahun 2021 untuk merealisasikan PAD tersebut sebaik-baiknya. Antara lain dengan mengintensifkan pemungutan pajak dan retribusi, menekan kebocoran pajak dan retribusi, menyadarkan wajib pajak, membuat regulasi baru, menggali sumber pajak baru.

“Tidak kalah penting, perjuangan dana perimbangan ke pusat dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus untuk menaikkan daya beli,” pesannya.

Fraksi ini juga menilai beban APBD Gianyar tahun 2011 makin berat, terutama karena PAD anjlok akibat pandemi. Untuk itu, Pemkab disarankan menunda penggunaan dana tak wajib agar APBD Gianyar tahun 2021 bisa mencapai realita.

Fraksi Golkar melalui juru bicara I Wayan Gde Sudarta juga turut mengapresiasi langkah Bupati dalam mengakses dana pusat demi pembangunan di Gianyar. Fraksi ini menyatakan agar Pemkab benar-benar memanfaatkan APBD Perubahan 2021 ini untuk pembangunan di tengah situasi Covid-19. Sebab, pandemi sangat berpengaruh kepada realisasi pajak hotel dan restoran yang menjadi unggulan PAD Gianyar.

Baca juga :  GTPPC19 Keluarkan SE Pertegas Status Bencana Nasional Sampai Batas belum Ditentukan

Karena itu, Fraksi Golkar mengusulkan agar Pemkab merancang pariwisata yang memiliki daya tarik berbeda dibandingkan dengan daerah lain. Selain itu, mendorong industri kreatif, kerajinan, industri rumah tangga, dan lainnya. “’Dalam situasi pandemi, pemerintah agar mengambil langkah-langkah strategis dalam pemberian stimulus untuk masyarakat yang terdampak pandemi,” pesannya. 

Fraksi Demokrat dengan juru bicara I Gde Sudiarta, dan Fraksi Indonesia Raya dengan juru bicara IGN Kapidada, juga mengapresiasi terobosan Bupati di tengah pandemi. Keempat fraksi akhirnya dapat menerima materi RAPBD Perubahan tahun 2021 sebagaimana disampaikan Bupati. 

Sidang paripurna ketiga, Bupati Mahayastra menyampaikan terima kasih, mengapresiasi, dan akan menindaklanjuti segenap saran serta masukan fraksi-fraksi. Dia yakin dengan kemitraan dan pengabdian, terutama jajaran DPRD, pembangunan akan optimal. “’Pembangunan dengan peran aktif masyarakat perlu kita tingkatkan sesuai skala prioritas dan anggaran yang ada,” ajaknya. 

Sekretaris DPRD Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, berkata bersama jajaran pimpinan DPRD mengkoordinasikan persidangan secara marathon ini dengan menimbang beberapa hal. Antara lain efisiensi waktu persidangan, karena setelah ketok palu pengambilan keputusan, APBD Perubahan juga perlu waktu untuk verifikasi ke Pemprov Bali. “Kami terima kasih kepada semua pihak atas kelancaran proses persidangan ini,” cetus birokrat asal Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar itu. 

Sidang dengan agenda penetapan dan pengesahan RAPBD menjadi APBD Perubahan tahun 2021, tandasnya, akan dilaksanakan pada Kamis (2/9/2021) mendatang. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.