Mantap! SMPN 6 Denpasar Sabet Juara I Kompetisi Biologi-Kimia Se-Bali

  • Whatsapp
SISWA berprestasi SMPN 6 Denpasar, I Kadek Andhika Ary Wiguna, foto bersama wakil kepala sekolah. Foto: ist
SISWA berprestasi SMPN 6 Denpasar, I Kadek Andhika Ary Wiguna, foto bersama wakil kepala sekolah. Foto: ist

DENPASAR – Pandemi Covid-19 tidak lantas membuat semangat berkompetisi para siswa menurun. Buktinya, di tengah pandemi ini, siswa SMPN 6 Denpasar sukses meraih juara 1 Kompetisi Biologi-Kimia tingkat SMP se-Bali serangkaian Smangi Festival 2020 di SMAN 1 Mengwi. Prestasi ini diukir oleh I Kadek Andhika Ary Wiguna, siswa kelas VIII.2.

Ary Wiguna mengungkapkan rasa bangganya berhasil mempersembahkan prestasi untuk sekolahnya. Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan kegemilangan tersebut, mengingat pelajaran Biologi-Kimia kerap dianggap salah satu pelajaran yang “menyeramkan” bagi remaja seusianya.

Bacaan Lainnya

Namun, putra pasangan Putu Mardikasana-Ni Made Artiningsih ini menilai bahwa mempelajari Biologi-Kimia atau MIPA secara umum seakan memahami kehidupan. Ia mengatakan, proses kimia ada dimana-mana dan dia sangat berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari, sedangkan proses biologi sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti bercocok tanam dan lainnya.

Diakuinya, keinginan untuk terus mempelajari pelajaran MIPA dimulai sejak ia duduk di bangku kelas IV SD. Sejumlah prestasi gemilang pun pernah dicapai di antaranya, mengikuti kompetisi International Mathematic and Sains Olympiad (IMSO) di Cina, meraih medali perak lomba Fisika di Unud, medali emas lima mata pelajaran di ROC daring yang diselenggarakan Klinik Pendidikan MIPA dan lainnya.

Baca juga :  Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Meningkat 48 Orang, Tambahan Positif 41 Orang

Kepala SMPN 6 Denpasar, Dra. Ni Nyoman Suci, M.Pd., bilang sudah tentu prestasi yang diraih Andhika patut diberikan apresiasi. Di tengah segala keterbatasan dikarenakan pandemi Covid-19, siswa tetap memiliki semangat belajar yang tinggi hingga menorehkan prestasi.

Ini kata Nyoman Suci, sebagai implementasi prinsip 3-P, yakni penampilan, pelayana, dan prestasi. Tiga P ini, menjadi roh dan trend SMPN 6 Denpasar untuk semakin maju. Guru sebagai salah satu pemeran kunci proses pembelajaran dari rumah terbukti mampu beradaptasi dengan cepat. Mereka, dalam waktu singkat bisa memahami serta menguasai berbagai aplikasi teknologi sebagai alat bantu pembelajaran kepada siswa. Nyoman Suci didampingi Waka Kurikulum, Ni Made Arnasih, S.Pd.; Waka Kesiswaan, Tri Murti Ningsih, S.Pd.; Waka Humas, Ni Made Suliyawati, S.Pd.; dan Waka Sarana, Drs. I Dewa Adi Adnyana, mengungkapkan, para siswa pun, yang memang terlahir sebagai digital native memiliki semangat yang sama agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar dengan dukungan serta pendampingan dari orang tua. Salah satu wujud nyata semangat itu adalah dorongan untuk tetap berprestasi meski harus menjalani pembelajaran dari rumah. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.