Maag Akut Kambuh, Meninggal di Saluran Irigasi

  • Whatsapp
POLISI menunjukkan lokasi Made Deko (55), yang meninggal akibat jatuh di parit irigasi Subak Jero Gading, Minggu (25/10/2020) sore. Foto: gia
POLISI menunjukkan lokasi Made Deko (55), yang meninggal akibat jatuh di parit irigasi Subak Jero Gading, Minggu (25/10/2020) sore. Foto: gia

BANGLI – Made Deko (55), warga Banjar Bangunlemah Kangin, Desa Apuan, Kecamatan Susut meninggal akibat jatuh di parit irigasi Subak Jero Gading sedalam 30 cm di belakang rumahnya, Minggu (25/10/2020) sore. Dia diduga meninggal karena sakit maag akutnya kambuh.

Dari informasi yang dihimpun, I Wayan Merta (60), warga setempat, hendak buang air besar di saluran irigasi itu. sesampai di lokasi, dia melihat ember berisi baju tapi tidak melihat ada orang di dekat baju tersebut. Saat menghadap ke selatan, Merta melihat ada tubuh korban tertelungkup. Ketika hendak dibangunkan, korban tidak kunjung bergerak.

Bacaan Lainnya

Merta kembali ke rumah dan memanggil cucunya, I Kadek Juniawan (27), untuk mengecek keadaan korban. Juniawan berupaya melakukan pertolongan, tapi korban tidak bernapas, dan dari mulut mengeluarkan busa serta mukanya membiru. Tidak kuat mengangkat tubuh korban sendirian, Juniawan memanggil adiknya, I Wayan Prajana (22), untuk membantu dan membawanya ke rumah korban

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata dia,  polisi sudah melakukan olah TKP dan menghubungi petugas Kesehatan. Dari hasil identifikasi, tidak ada luka di tubuh korban. “Diduga korban sakit maag akutnya kumat saat mandi di saluran irigasi,” jelasnya. 028

Baca juga :  Pasien Covid-19 yang Sembuh di Bali Tembus 89,50%, masih dalam Perawatan 7,30%

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.