Lepas Atlet Denpasar Menuju PON Papua, Wali Kota Jaya Negara Ingatkan Disiplin Prokes

  • Whatsapp
WALI Kota Jaya Negara (kanan) didampingi Ketua KONI Denpasar, Ida Bagus Toni Astawa menyematkan topi kepada perwakilan atlet dan pemberian dana motivasi sebagai tanda pelepasan kontingen Denpasar dalam ajang PON XX di Papua, di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (16/9/2021). foto: ist

DENPASAR – Atlet dan pelatih Kota Denpasar yang tergabung dalam Kontingen Bali mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua dilepas Wali Kota Denpasar, IGN. Jaya Negara, Kamis (16/9/2021) di Kantor Wali Kota Denpasar.

Atlet Denpasar yang berjuang di PON Papua nanti yakni sebanyak 72 atlet putra dan putri, 29 official dan pelatih. Pelepasan dihadiri para atlet, pelatih, official ataupun manejer yang ditandai dengan pemasangan topi dan pemberian dana motivasi oleh Wali Kota Denpasar. Hadir juga Ketua KONI Denpasar, Ida Bagus Toni Astawa, dan pengurus KONI Denpasar.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Jaya Negara disela-sela pelepasan menyampaikan bahwa pelaksanaan PON XX dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini dengan harapan bersama agar para atlet Denpasar dapat tetap menjaga kesehatan dan disiplin protokol kesehatan.

“Meski dalam kondisi Covid-19, saya berharap para atlet Denpasar mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah, dan selama di Papua seluruh anggota kontingen dapat menjaga kesehatan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Jaya Negara, yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Dewa Gede Rai.

Sementara Ketua KONI Denpasar Ida Bagus Toni Astawa menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar yakni Wali Kota Denpasar dan Wakil Wali Kota memberikan dukungan terhadap atlet Denpasar yang akan berjuang di PON Papua. “Dukungan dana motivasi juga diberikan Wali Kota Denpasar dalam bentuk dana pembinaan dan dana motivasi bagi para atlet,” ujar Gus Toni.

Baca juga :  Alami Depresi, Warga Argentina Nekat Lari ke Dalam Hutan dan Ditemukan Tak Bernyawa

Juga dijelaskan bahwa terdapat empat orang atlet Denpasar dari cabang olahraga Kabadi yang mengikuti eksebisi. Berbagai persiapan latihan juga telah dilakukan para atlet Denpasar, yang tentunya diharapkan untuk selalu menjaga kesehatan dan disiplin prokes.

Disamping itu Gus Toni juga berharap para atlet Denpasar dapat menyumbangkan 14 sampai 15 medali emas dalam ajang PON XX Papua.

“Kami optimis dari cabang olahraga yang menjadi unggulan serta potensi atlet Denpasar seperti Judo, Menembak, Tinju, Layar, Kempo, Karate dan ada beberapa cabang olahraga lainnya. Kami juga mengacu pada PON 2016 di Jawa Barat Atlet Denpasar pada saat itu mampu menyumbangkan 12 medali bagi kontingen Bali,” ujarnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.